Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Gangguan Mental yang Sering Dialami Seseorang

Helmi Ade Saputra-Sukardi, Jurnalis · Minggu 11 Oktober 2020 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 11 620 2291856 5-gangguan-mental-yang-sering-dialami-seseorang-ALNrBItjTS.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

Sama halnya dengan kesehatan fisik, mental juga penting untuk kualitas hidup, terutama saat pandemi Covid-19. Gangguan mental mungkin saja dialami seseorang tanpa disadari.

Secara garis besar, ada 5 gangguan mental yang sering dialami oleh seseorang. Mulai dari depresi, skizofrenia, bipolar, gangguan kompulsif obsesif hingga depresi persisten.

Melansir NDTV, berikut penjelasan 5 penyakit mental tersebut, Minggu (11/10/2020) :

1. Gangguan depresi mayor (depresi)

Gangguan Kecemasan

Umum dikenal sebagai depresi, penyakit mental ini cukup serius dan bisa berdampak negatif pada cara seseorang merasa, berpikir, serta bertindak. Depresi bisa membuat seseorang merasa sedih dan berada dalam suasana hati yang tertekan selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.

Orang yang mengalami depresi kehilangan minat pada aktivitas yang dulunya menyenangkan, perubahan nafsu makan, perubahan pola tidur, kehilangan energi atau meningkatnya kelelahan, merasa tidak berharga an bersalah dan mengalami kesulitan dalam konsentrasi dan membuat keputusan.

Baca Juga : Hari Kesehatan Mental Sedunia, WHO: 1 Miliar Orang Hidup dengan Gangguaan Mental

Teman dan keluarga orang depresi memainkan peran besar dalam perawatan kesehatan mental. Mereka tidak hanya dapat membantu dalam mengidentifikasi bahwa kerabatnya mengalami depresi dan mendapatkan diagnosis dini, tapi juga dapat memberi motivasi dan mengurangi gejala depresi.

2. Skizofrenia

skizofrenia

Skizofrenia adalah gangguan mental serius yang menyebabkan seseorang tidak dapat menafsirkan realitas. Mereka yang terkena penyakit ini mengalami delusi, halusinasi, dan pemikiran yang kacau. Gejala penyakit ini cukup serius seperti menarik diri dari teman dan keluarga, kurang motivasi, dan mengalami masalah tidur. Untuk mengurangi gejala skizofrenia dibutuhkan obat-obatan, konseling psikologis, dan sumber daya swadaya.

3. Gangguan bipolar

Bipolar

Gangguan bipolar adalah jenis penyakit mental yang ditandai oleh perubahan suasana hati yang ekstrem. Seseorang yang menderita gangguan bipolar cenderung melalui berbagai emosi dan pengalaman seperti kegembiraan ekstrem, kesedihan yang mendalam, pikiran untuk bunuh diri, dan kehilangan energi. Penyebab terjadinya gangguan bipolar antara lain stres yang ekstrem, penyakit fisik, pengalaman traumatis, dan genetika.

4. Gangguan kompulsif obsesif

Depresi

Obsessive compulsive disorder (OCD) adalah sejenis gangguan kecemasan yang mencakup tanda dan gejala seperti pikiran obsesif serta perasaan paksaan untuk melihat sesuatu dengan cara tertentu. Orang dengan OCD terbiasa melihat sesuatu dengan cara tertentu.

Mereka merasakan pikiran yang tak terkendali dan mendesak untuk melakukan hal-hal tertentu. Gejalanya seperi mencuci tangan secara konstan, memeriksa bagian tubuh, mengulangi kegiatan rutin.

5. Gangguan depresi persisten

Depresi

Penyakit mental ini dikenal dengan nama distimia. Mereka yang mengalami gangguan depresi persisten biasanya mengalami perasaan sedih yang terus-menerus, penurunan produktivitas, energi rendah, keputusasaan, perubahan selera, rendahnya kepercayaan diri, serta rendahnya harga diri. Penyebab dari penyakit ini adalah peristiwa kehidupan traumatis, kecemasan konstan, gangguan bipolar, dan bahkan ketidakseimbangan kimiawi di otak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini