Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertama Sejak Pandemi Covid-19, Penumpang Pesawat di AS Capai 1 Juta Orang Per Hari

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 620 2297728 pertama-sejak-pandemi-covid-19-penumpang-pesawat-di-as-capai-1-juta-orang-per-hari-I2M9A4cAC4.jpg Pesawat America Airlines di Dallas-Fort Worth Airport (Tom Fox/Dallas Morning News)

UNTUK pertama kalinya sejak seluruh bandara ditutup pada Maret 2020, Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) mengumumkan telah terjadi peningkatan jumlah penumpang pesawat di Amerika Serikat hingga satu juta orang per hari.

Peningkatan jumlah penumpang ini terjadi pada 18 Oktober 2020. TSA mencatat terdapat 1.031.505 penumpang melakukan perjalanan udara di seluruh bandara di Amerika Serikat.

Dalam kurun waktu seminggu, mulai dari 12 Oktober hingga 18 Oktober, total penumpang dilaporkan telah menyentuh angka 6,1 juta orang.

Baca juga:  Hotel Paling Ikonik di Amerika Ini Tutup Permanen Imbas Covid-19

Meski data ini menunjukkan hasil yang positif, namun setelah terjadi penurunan drastis akibat pandemi Covid-19, industri penerbangan sepertinya masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Pasalnya, tahun lalu di periode yang sama, TSA mencatat lebih dari 2,6 juta penumpang per hari.

Tapi, peningkatan jumlah penumpang hingga menyentuh angka 1 juta orang ini dinilai penting, mengingat industri penerbangan sempat berada pada titik terendah pada April lalu. Kala itu, hanya ada 87.534 menumpang di seluruh bandara di Amerika Serikat.

 

Jumlahnya perlahan-lahan meningkat selama beberapa bulan terakhir. Pada 4 September misalnya, TSA melaporkan lebih dari 968.000 orang telah melakukan perjalanan menggunakan transportasi udara.

Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19, TSA juga mengubah skema protokol kesehatan di pos pemeriksaan bandara.

 Baca juga: Jepang Buka Pintu Pariwisata untuk 12 Negara, Indonesia Tidak Termasuk 

"TSA memastikan pos pemeriksaan bersih, aman, dan sehat untuk para pekerja di garis terdepan dan juga penumpang maskapai. Kami juga menerapkan protokol baru dan menggunakan teknologi canggih untuk meningkatkan keamanan serta mengurangi kontak fisik," ujar David Pekoske, Administrator TSA seperti dilansir dari Travel and Leisure, Kamis (22/10/2020).

Salah satu teknologi yang mereka gunakan termasuk penghalang akrilik yang diklaim dapat membantu mengurangi kontak antara petugas dan penumpang. Teknologi baru itu disebar di sejumlah area tertentu, termasuk saat petugas harus memeriksa identitas dan memeriksa koper penumpang.

Selain itu, TSA juga mengubah aturan cairan untuk pembersih tangan, sehingga memungkinkan pelancong membawa hingga 12 ons hand sanitizer atau sabun cair di bagasi dan kabin mereka.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini