Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satgas Covid-19 Sebut Libur Panjang Sebagai Ujian Disiplin Protokol Kesehatan

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 620 2298514 satgas-covid-19-sebut-libur-panjang-sebagai-ujian-disiplin-protokol-kesehatan-PcTTpPeUnJ.jfif Jubir Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro (Foto: Satgas Covid-19)

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro mengingatkan lonjakan penularan virus corona pada saat libur panjang akhir Oktober 2020 mendatang. Hal tersebut bisa terjadi bila masyarakat mengabaikan protokol kesehatan.

"Ada satu momentum khusus di mana kedisiplinan 3M kita akan diuji yakni pada periode libur panjang dari 28 Oktober sampai 1 November nanti," ucapnya saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Menurut dia, pada dua periode libur panjang sebelumnya telah memberikan pelajaran penting di mana masyarakat semestinya bisa lebih bijak dan cerdas dalam menikmati waktu luang itu.

"Karena bila kita lengah dalam menerapkan protokol kesehatan saat liburan, ada konsekuensinya. Kita akan melihat lonjakan kasus sampai ribuan, rumah sakit dan tim medis akan kewalahan, sebagai akibatnya pembatasan aktivitas akan kembali ditingkatkan," tutur Reisa.

"Saya yakin kali ini kita akan lebih bijak karena lebih baik antisipasi daripada menyesal kemudian," jelasnya.

Pemerintah menetapkan cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW pada 28 hingga 30 Oktober 2020. Ini memungkinkan masyarakat menghabiskannya waktu untuk berlibur atau berwisata.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun telah meminta agar libur panjang pada Oktober 2020, tidak berdampak pada kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia.

Kepala Negara meminta kementerian dan lembaga negara dapat mengantisipasi penyebaran Covid-19, agar tidak ada penambahan kasus masyarakat yang terpapar virus corona.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini