Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peneliti Klaim Rajin Gosok Gigi Bisa Cegah Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2020 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 620 2299621 peneliti-klaim-rajin-gosok-gigi-bisa-cegah-covid-19-uv48tD1azM.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

Belum lama ini peneliti mengeluarkan fakta bahwa kumur-kumur bisa mencegah Covid-19. Tidak berhenti di situ, kini peneliti mengatakan rutin gosok gigi bisa tangkal virus corona.

Menurut laporan HuffPost, seorang ahli gigi menyarankan agar masyarakat rutin menggosok gigi, sebanyak Anda cuci tangan. Kebiasaan tersebut dinilai mampu mencegah paparan Covid-19.

Dikatakan Profesor Martin Addy, seorang profesor kedokteran gigi di Universitas Bristol, pasta gigi mengandung deterjen yang sama seperti yang ditemukan dalam sabun dan gel pencuci tangan, yang berarti pasta gigi dapat membantu mencegah paparan virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19 mausk ke mulut dan bergerak jauh ke dalam tubuh.

"Sifat antimikroba pasta gigi di mulut berlangsung selama tiga sampai lima jam dan dengan begitu akan mengurangi viral load dalam air liur atau infeksi karena virus yang masuk ke mulut," katanya pada The Telegraph.

Sikat Gigi

Prof Addy menyarankan agar orang-orang menyikat gigi sebelum pergi keluar. "Mulai sekarang, usahakan untuk gosok gigi sebelum keluar rumah, baik itu untuk pergi bekerja, berbelanja, atau berolahraga. Idealnya, frekuensi menyikat gigi pun ditingkatkan untuk sekarang ini," sarannya.

Baca Juga : Anya Geraldine Tampil Menggoda Terbalut Kain Transparan : Call Me Lingling

Di sisi lain, April lalu Prof Addy merilis surat yang diterbitkan di British Dental Journal yang isinya menanyakan mengapa profesinya tidak ikut mempromosikan kebersihan mulut dengan rutin gosok gigi dalam pendekatan pencegahan Covid-19.

"Mayoritas pasta gigi itu deterjen yang dipakainya memberi sifat antimikroba yang signifikan, yang mana deterjen tersebut tak jauh berbeda seperti produk sabun cuci tangan yang direkomendasikan untuk membunuh virus corona," terangnya.

Sementara itu, Profesor Paul Hunter dari Norwich School of Medicine di University of East Anglia, meminta pada orang-orang jangan kemudian hanya berfokus pada gosok gigi. Tetap, menjalankan protokol kesehatan adalah kunci utama pencegahan Covid-19. "Saya menilai gosok gigi tidak memberi efek langsung pada upaya pencegahan," katanya pada HuffPost.

Sebab, ia memberikan penjelasan bahwa droplet bisa masuk lewat hidung atau aerosol terhirup udara dan langsung masuk ke paru-paru. Jadi, gosok gigi tidak memberi efek langsung dalam pencegahan, sekalipun logikanya Anda menggosok virus yang mungkin menempel di area gigi.

"Masalah lainnya adalah bahwa virus itu patogen intraseluler dan setelah masuk ke dalam sel, dia akan sulit untuk didesinfeksi. Jadi, pencegahan harus dilakukan sesegera mungkin, karena virus sangat cepat masuk ke dalam dan menginfeksi sel," terang Prof Hunter.

Sikat GigiS

Sebelumnya, hasil percobaan kultur sel menunjukkan bahwa beberapa obat kumur dapat meninaktifkan virus. Para peneliti mengatakan, obat kumur semacam itu tidak boleh digunakan untuk mengobati, tetapi hanya dipakai untuk tindakan pencegahan Covid-19.

"Berkumur dengan obat kumur tidak dapat menghambat produksi virus di dalam sel," kata penulis studi Toni Meister dari Ruhr University Bochum. Namun, berkumur dapat mengurangi viral load dalam jangka pendek agar potensi infeksi bisa ditekan semaksimal mungkin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini