Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inflasi Oktober 0,07%, Tanda Daya Beli Masyarakat RI Membaik?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 02 November 2020 12:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 620 2302699 inflasi-oktober-0-07-tanda-daya-beli-masyarakat-ri-membaik-7xBkBhv90t.jpg Ekonomi RI (Shutterstock)

JAKARTA - Inflasi pada bulan Oktober ini memang sudah diperkirakan oleh berbagai pihak terutama setelah terjadi deflasi selama tiga bulan berturut-turut. Kalkulasinya penghitungan harga menjadi sangat rendah. Ditambah dari faktor cuaca yang mengakibatkan harga cabai dan bawang merah meningkat.

Sebagai informasi,Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,07% dibandingkan bulan sebelumnya (mtm) dan inflasi 1,44% dibandingkan tahun sebelumnya (yoy).

 Baca juga: Oktober Inflasi 0,07%, Ini Sederet Pemicunya

Ekonom Indef Nailul Huda mengatakan efek ke ekonomi tidak akan signifikan. Daya beli belum akan pulih bahkan bisa jadi terpuruk akibat kenaikan harga beberapa komoditas secara musiman.

"Cabai dan Bawang Merah terutama. Jadi tingkat konsumsi masyarakat saya rasa belum akan kembali seperti semula. Masih minus pertumbuhannya di kuartal III dan IV tahun ini," ujar Nailul Huda saat dihubungi MNC Portal News di Jakarta, Senin (2/11/2020).

 Baca juga: BPS Catat Oktober Terjadi Inflasi 0,07%, Tren Deflasi Berakhir

Sambung dia tahunan tingkat inflasi tidak mampu meningkat secara signifikan. Apalagi masih akan terjadi penurunan daya beli Indonesia.

"Saya rasa mentok ada di angka 2 persen. Pada dua bulan terakhir (November dan Desember) tidak akan menolong banyak angka inflasi. Masih akan terjadi penurunan daya beli masyarakat. Terlebih jika kita melihat faktor inflasi lebih ke cuaca dan iklim dari beberapa komoditas," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini