Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Unik, Tol Yogyakarta-Bawen Bakal Punya 3 Terowongan

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 13 November 2020 17:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 620 2309187 unik-tol-yogyakarta-bawen-bakal-punya-3-terowongan-8oKmkI13Ad.jpg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Jalan tol Yogyakarta-Bawen akan segera dibangun pada Agustus 2021. Ada yang unik dari pembangunan jalan tol sepanjang 75,82 kilometer ini nantinya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pada pembangunan jalan tol tersebut nantinya akan dibangun tiga buah terowongan. Menurutnya, terowongan di sejumlah titik agar tidak merusak kondisi alam di lokasi.

Baca Juga: Tol Yogyakarta-Bawen Dimulai, Menteri Basuki: Enggak Ada Lagi Seremoni

Berdasarkan data Kementerian PUPR, setidaknya terdapat tiga potensi pembangunan terowongan yang saling berdekatan letaknya. Tiga terowongan itu berada di sekitar kawasan Pingit, terletak di antara trade Simpang Susun (SS) Temanggung dan SS Ambarawa.

"Antara Ambarawa dan Temanggung itu ada potensi lokasi tunnel dan itu menjadi perintah saya, karena saya tidak ingin merusak (objek wisata) Banaran. Banaran itu kopi, dan itu adalah kawasan yang sejuk," ujarnya saat dalam penandatangan PPJT, Jumat (13/11/2020).

 

Menurut Basuki, pembangunan jalan tol ini sangat diperlukan. Mengingat berdasarkan pengalaman ketika membangun jalan tol Semarang-Solo, banyak bukti yang terpangkas akibat pengerjaan jalan tol tersebut.

"Kita punya Semarang-Solo kita ngepras ratusan meter bukit, saya kira itu tidak akan saya ulangi di Jogja-Bawen ini. Dengan tunnel orang menjadi merasa memang kita di daerah wisata," ucapnya.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menjelaskan bahwa tol ini melintasi dua provinsi. Kedua provinsi Jawa Tengah sepanjang 67,05 KM dan Daerah Istimewa Yogyakarta sepanjang 8,77 KM dengan total panjang 75,82 km.

Adapun masa pengusahaan jalan Tol Yogyakarta-Bawen adalah selama 40 tahun masa konsesinya. Masa konsesi tersebut terhitung sejak penerbitan surat perintah mulai kerja dengan nilai investasi sebesar Rp 14,2 triliun dan diperkirakan internal rate of return itu sebesar 12,48%.

"Jalan tol Yogyakarta Bawen mulai konstruksi di tahun 2021 bulan Agustus setelah lahannya bebas, ya mudah-mudahan ini bisa lebih cepat pak menteri dan diharapkan selesai dan dioperasikan pada kuartal ketiga tahun 2023," jelasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini