Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Vaksin Covid-19 Diklaim Sangat Manjur, Pandemi Segera Berakhir?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 17 November 2020 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 620 2310835 2-vaksin-covid-19-diklaim-sangat-manjur-pandemi-segera-berakhir-GQdG628PBL.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

Vaksin Covid-19 produksi Modena diklaim lebih efektif dibandingkan vaksin bikinan Pfizer, dengan perbandingan persentase nyaris 95 persen dan 90 peresen. Fakta ini apa artinya?

Menurut laporan AP News, itu mengacu pada kemungkinan suntikan vaksin Covid-19 akan berhasil pada manusia. Lantas, apakah itu berarti pandemi akan segera berakhir?

Klaim manjur yang dikeluarkan Modena dan Pfizer berdasar pada hasil awal studi tahap akhir mereka yang menunjukan bahwa vaksin eksperimental mereka sangat protektif.

Persentase yang diklaim dua perusahaan farmasi besar di dunia itu dianggap meningkatkan harapan banyak orang bahwa vaksin dapat membantu mengakhiri pandemi secepatnya. Ya, vaksin Covid-19 itu diharapkan akan mencegah penyakit menyebar dan memberi rasa aman pada semua orang.

Baca Juga : Intip Bulan Madu Kevin Aprilio-Vicy Melanie, Romantis di Kolam Renang!

Namun, masyarakat mesti tahu bahwa angka efektivitas itu akan berubah seiring dengan berlanjutnya studi sejak penghitungan awal didasarkan pada kurang dari 100 kasus Covid-19 di setiap studi. Meski begitu, hasil awal ini memberikan sinyal kuat bahwa vaksin dapat mencegah sebagian besar penyakit ketika vaksinasi masal dilakukan.

Pada kasus Amerika Serikat, pejabat kesehatan negara tersebut memberi standar pada produsen vaksin yaitu efektivitas vaksin harus setidaknya 50 persen efektif sebelum diberikan kepada masyarakat.

Ada kekhawatiran bahwa vaksin Covid-19 mungkin hanya seefektif vaksin flu biasa yang berkisar 20 persen hingga 60 persen efektivitasnya dalam beberapa tahun terakhir.

Angka keefektifan yang diklaim produsen vaksin ini tidak bisa ditarik kesimpulan. Para ilmuwan juga perlu memahami seberapa baik vaksin melindungi orang-orang dalam berbagai kelompok usia dan kategori demografis.

vaksin covid-19

Vaksin Covid-19 Modena maupun Pfizer sejatinya masih di tahap awal di uji klinis terakhir. Sebab, pengujian masih didasarkan ada orang yang memiliki gejala Covid-19 yang memicu tes virus.

"Itu berarti kami belum tahu apakah seseorang yang telah divaksin masih bisa terinfeksi atau tidak, lalu orang yang tidak menunjukkan gejala sama sekali apakah akan terlindungi juga atau mampu tidak menyebarkan virusnya," kata laporan tersebut.

Data yang ada ini pun tidak diketahui apakah vaksin akan memberikan perlindungan yang bertahan lama atau apakah seseorang membutuhkan 'booster' tambahan supaya efektivitas vaksin semakin baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini