Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Lampard dalam Bangun Mentalitas Juara di Chelsea

Djanti Virantika, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 620 2312949 cerita-lampard-dalam-bangun-mentalitas-juara-di-chelsea-BBijqXer1C.jpg Frank Lampard. (Foto: Laman Chelsea)

LONDON – Pelatih Chelsea, Frank Lampard, kini tengah mencoba membangun mentalitas juara dalam diri setiap pemainnya. Hal ini tentu saja diperlukan untuk mengantarkan Chelsea berjaya di beragam kompetisi.

Dalam membangun mentalitas juara di skuad Chelsea, Lampard mengaku banyak menerapkan pelajaran yang didapat saat masih aktif bermain sepakbola. Sebab, selama kariernya sebagai pesepakbola profesional, ia memang diketahui berhasil menorehkan prestasi manis.

Para pemain Chelsea

Membela Chelsea, Lampard bisa merebut tiga gelar juara di Liga Inggris, yakni pada 2005, 2006, dan 2010. Tak sampai di situ, ia juga pernah merasakan manisnya mengangkat trofi Liga Champions semasa masih menjadi pemain. Hal itu dicapainya bersama Chelsea pada 2011-2012.

BACA JUGA: Lampard Geram dengan Jadwal Chelsea yang Padat Usai Jeda Internasional

Tak ayal, Lampard pun ingin menjadikan para pemainnya sesukses dirinya. Bagi Lampard, kunci untuk mencapai hal itu adalah selalu berusaha untuk berada di level tertinggi dan juga fokus untuk mengambil tanggung jawab penuh. Lampard juga sangat menghindari godaan untuk menyalahkan orang lain ketika hal-hal tidak berjalan sesuai keinginan.

Dengan cara ini, Lampard yakin kesuksesan akhirnya bisa dicapai sebuah tim. Kini, Lampard sendiri berhasiil membawa Chelsea bersaing di papan atas klasemen Liga Inggris 2020-2021. Kini, Chelsea tengah menempati urutan kelima dengan koleksi poin 15 angka.

“Satu hal yang pernah saya lihat dalam sepakbola, dari saat masih menjadi pemain muda yang mencoba untuk mendapat menit bermain hingga saat ini menjadi manajer tim, adalah semacam budaya menyalahkan,” ujar Lampard, sebagaimana dikutip dari laman resmi Chelsea, Jumat (20/11/2020).

Para pemain Chelsea

“Saya sering mendengarnya.  Bagian dari diri saya adalah saya tidak pernah ingin melihat hal-hal seperti itu. Sebagai pemain, sangat mudah untuk mengatakan bahwa kekalahan dilakukan bek atau striker karena mereka tidak menyelesaikan peluang yang didapat,” lanjutnya.

“Tapi umumnya, saya selalu melihat diri saya sendiri. Saya selalu menjadi kritikus terbesar saya sendiri. Di dalam dan luar lapangan, saya tentu saja melakukan banyak kesalahan, tetapi jika Anda ingin menjadi lebih baik, Anda harus bertanggung jawab,” tukas Lampard.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini