Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies Baswedan Positif Covid-19, Satgas Harap Bisa Sadarkan Masyarakat

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 02 Desember 2020 08:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 620 2319958 anies-baswedan-positif-covid-19-satgas-harap-bisa-sadarkan-masyarakat-9e7FNdwAWU.jpg Gubernur DKI Anies Baswedan (Foto: Isra Triansyah/Sindo)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kemarin dinyatakan positif Covid-19. Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga dinyatakan positif Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan, penanganan Covid-19, di ibukora akan tetap berjalan dan fokus pada implementasi strategi 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) dan 3T (testing, tracing dan treatment).

Selain itu, Prof Wiku berharap hal tersebut dapat membuka mata masyarakat bahwa Covid-19 tidak pandang bulu.

Jubir Satgas Covid-19

"Satgas berharap diagnosa positif Covid-19 pada pimpinan daerah dapat menyadarkan masyarakat bahwa Covid-19 berpotensi untuk menular kepada siapapun, siapa saja, tanpa memandang status maupun latar belakang bahkan apapun pekerjaannya," tegas Wiku saat menjawab pertanyaan media di Graha BNPB, Selasa (1/12/2020) yang juga disiarkan langsung Kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga : Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Positif Covid-19

Satgas Penanganan Covid-19 menggalakkan upaya testing dan tracing di DKI Jakarta, mengingat angka kasus positif terus naik dalam seminggu terakhir. Maka testing dan tracing sangat dibutuhkan untuk memutus rantai penularan. Paling penting, masyarakat harus mampu menghindari terjadinya kontak dan penularan baik di lingkungan keluarga, lingkungan kerja atau di mana pun berada.

"Kami mengingatkan masyarakat agar tertib protokol kesehatan dan tidak berpergian ke tempat-tempat yang terdapat kerumunan," jelasnya. Karena kerumunan memicu peningkatan peningkatan kasus aktif. Padahal dengan disiplin protokol kesehatan dapat menjadi upaya mencegah penularan. Namun masyarakat masih ada yang lengah dan tidak menjalankan protokol kesehatan.

Di samping itu, masih menjawab pertanyaan media, Wiku mengatakan bahwa Satgas Covid-19 juga meminta pemerintah daerah untuk mengevaluasi implementasi protokol kesehatan. Karena peningkatan kasus dapat dicgah melalui kedisiplinan yang tinggi terhadap protokol kesehatan.

"Kami selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Satgas daerah bahwa kasus dapat dikendalikan," jelasnya.

Jubir Satgas Covid-19

Lalu, untuk menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) adalah kewenangan masing-masing daerah. Kondisi yang ada menjadi refleksi dan evaluasi dari pimpinan daerah untuk melakukan kebijakan yang paling tepat.

"Namun harus memperhatikan dampak yang dihasilkan terhadap berbagai sektor. Perlu diingat, bahwa pandemi Covid-19 merupakan permasalahan kesehatan yang berdampak luas ke berbagai sektor sehingga penanganan yang dilakukan harus bersifat multisektor sehingga nantinya tidak ada yang dikorbankan," jawab Wiku menutup agenda keterangan pers.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini