Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies Baswedan Positif Covid-19, Warga Jakarta akan Lebih Patuhi Protokol Kesehatan?

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 02 Desember 2020 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 620 2320312 anies-baswedan-positif-covid-19-warga-jakarta-akan-lebih-patuhi-protokol-kesehatan-zQQbSITCqZ.jpg Gubernur DKI Anies Baswedan (Foto: Heru Haryono/Okezone))

Kasus Covid-19 masih terus meningkat, termasuk di DKI Jakarta. Bahkan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga dinyatakan positif Covid-19.

Kurangnya disipilin mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan ditenggarai menjadi faktor penyebab. Lalu, apakah kabar Anies Baswedan positif Covid-19 akan memengaruhi psikologis masyarakat untuk lebih patuh terhadap protokol kesehatan?

Pengamat Sosial dan Budaya, Dr. Endang Mariani, M.Psi mengatakan, Covid-19 yang saat ini menyerang Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menurutnya tidak akan berpengaruh kepada mengubah perilaku/psikologis masyarakat itu sendiri.

"Menurut pengamatan saya tidak, tapi tentunya ini belum berdasarkan data survey dan harus dicek dengan menggunakan data empiris," ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa, 1 Desember 2020.

Baca Juga : Anies Baswedan Positif Covid-19, Satgas Harap Bisa Sadarkan Masyarakat

Ia melanjutkan, sekarang ini masyarakat sudah masuk dalam tahap adaptasi kebiasaan baru, dan normal baru. Oleh karena itu rasanya tidak terlalu berpengaruh, yang berarti resiliensi masyarakat sudah semakin meningkat. Coping strategy mulai terbentuk. Oleh karenya kenyataan bahwa kepala daerah terpapar Covid-19, bukan lagi sesuatu yang luar biasa.

"Covid-19 bisa “menyerang” siapa saja. Tidak pandang bulu. Anggota masyarakat dari berbagai lapisan dan strata, bisa saja terpapar. Tidak peduli status sosial ekonomi dan jabatan. Kasus kepala daerah terpapar virus penyebab Covid-19, bukan hanya sekali ini terjadi. Sudah banyak berita yang kita dengar. Ada yang kemudian menjadi survivor, ada juga yang tidak mampu bertahan," katanya

Koordinator program psikologi sub bidang medis di bidang koordinasi relawan nasional satgas penanganan covid-19 ini bilang, berbagai macam tanggapan yang diungkapkan oleh masyarakat. Satu hal yang pasti, hal ini menjadi semacam “warning”, untuk masyarakat semakin ketat mematuhi protokol kesehatan secara benar.

Anies Baswedan

"Sebuah pelajaran berharga yang mungkin bisa ditarik adalah kenyataan bahwa virus itu terbukti ada. Percaya atau tidak percaya, itu persoalan lain," terangnya.

Namun dengan adanya kepala daerah yang terpapar dapat menjadi peringatan, bahwa virus penyebab Covid-19 bisa menjangkiti siapa saja, tanpa kecuali. Bahkan orang yang di rumah saja pun, belum tentu bebas dari kemungkinan terpapar virus ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini