Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan Kasus Covid-19 Bisa Lebih dari 8 Ribu dalam Sehari

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 05 Desember 2020 10:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 05 620 2322118 alasan-kasus-covid-19-bisa-lebih-dari-8-ribu-dalam-sehari-RKUI7Qt1b1.jpg Disiplin patuhi protokol kesehatan kunci tekan kasus Covid-19 (Foto : Okezone)

Pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Justru kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat.

Bahkan, belum lama ini kasus baru positif Covid-19 sempat mencatat lebih dari 8 ribu kasus dalam sehari. Alhasil banyak masyarakat yang penasaran mengapa hal ini bisa terjadi, padahal sebagian masyarakat sudah menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

Menjawab hal tersebut Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Dr. drh. Wiku Adisasmito mengatakan kasus positif yang meledak menjadi 8 ribu tersebut memiliki dua macam penyebab. Salah satunya adalah dengan tingkat penularan Covid-19 yang cenderung tinggi di Indonesia.

“Selain itu memang terjadi akumulasi kasus yang cukup besar dari Papua. Sekira 1.700 kasus lebih, tercatat mulai dari 19 November sampai dengan kemarin. Ini tentunya mendongkrak akumulasi kasus baru dalam sehari,” terang Prof Wiku, dalam Talkshow ‘Libur Akhir Tahun Dipangkas, Efektif Atasi Pandemi?’ bersama Okezone, Jumat (4/12/2020).

Prof Wiku

Tak hanya Papua, Prof Wiku menjelaskan sejumlah daerah lain seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, juga tergolong masih besar. Hal ini disebabkan karena masih kurang koordinasi, selain dari angka penularannya yang juga masih tinggi. Selain itu baik Jawa Barat dan Jawa Tengah juga menjadi daerah wisata pada libur sebelumnya.

“Kasus baru akan melonjaknya pada 10-14 hari kemudian dan tidak langsung berhenti pada satu hari saja. Kenaikan ini bisa berlangsung selama 1-2 minggu berikutnya. Hal inilah yang menyebabkan fasilitas kesehatan menjadi penuh. Ini yang harus dihindari karena fasilitas kesehatan tidak akan cukup untuk menampung masyarakat yang sakit,” jelasnya.

Baca Juga : Pesan Satgas Covid-19 Usai Libur Panjang Akhir Tahun Dipangkas

Upaya Satgas Covid-19

Meskipun sudah melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan menggencarkan protokol kesehatan, namun kasus Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat. Hal ini tentunya menimbulkan banyak tanda tanya besar, mengenai koordinasi yang dilakukan oleh pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.

Menjawab hal tersebut Koordinator, Prof Wiku menjelaskan, koordinasi sudah dilakukan terus menerus sejak lama terutama pada provinsi-provinsi prioritas. Sebagaimana diketahui provinsi prioritas adalah provinsi-provinsi dengan jumlah kasus Covid-19 yang banyak. Selain itu provinsi prioritas ini biasanya adalah wilayah yang padat penduduk.

“Kami selalu ita berkoordinasi tiap minggu malam dengan pejabat daerah, lalu kita mendapatkan update dari mereka. Kita juga menanyakan apa bantuan yang diperlukan untuk mereka,” terang Prof Wiku.

New Normal

Lebih lanjut Prof Wiku juga mengatakan bahwa setiap kali ada lonjakan kasus, tim melakukan komunikasi dua arah dengan para pejabat daerah. Meski demikian, perlu diingat bahwa koordinasi dengan pimpinan daerah masih belum cukup. Sebab penyakit ini menyerang secara menyeluruh ke semua masyarakat.

“Selain itu peran media juga memastikan masyarakat untuk sadar. Jadi sangat penting melakukan komunikasi yang melibatkan semua pihak. Kalau kasusnya masih naik, artinya komunikasi dan kolaborasinya dengan masyarakat masih belum optimal. Ini yang harus kita tingkatkan terus. Jadi tidak hanya pemerintah, tapi peran serta masyarakat juga sangat penting,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini