Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bukan Cuma Son dan Kane, Mourinho Juga Puji Pemain Ini

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 07 Desember 2020 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 07 620 2323236 bukan-cuma-son-dan-kane-mourinho-juga-puji-pemain-ini-QAjyfkk6Co.jpg Jose Mourinho. (Foto: Instagram/@spursofficial)

LONDON – Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, tak hanya memuji Son Heung-min dan Harry Kane semata usai melibas Arsenal di pekan ke-11 Liga Inggris 2020-2021. Pujian juga diberikan kepada gelandang anyar Tottenham, Pierre-Emile Hojbjerg.

Menurut Mourinho, Hojbjerg telah menunjukkan cara kerja yang sangat apik di sepanjang pertandingan kontra Arsenal. Ia tampil dengan simpel, tetapi tetap jenius.

Pierre-Emile Hojbjerg.

Aksi apik gelandang yang baru direkrut pada musim panas 2020 itu pun dinilai telah turut berperan dalam kesuksesan Tottenham merebut poin penuh. Laga yang berlangsung di Stadion Tottenham Hotspur, Minggu 6 Desember 2020 malam WIB itu sendiri diketahui berakhir dengan skor 2-0.

BACA JUGA: Mourinho: Arteta Pelatih Bagus tapi Kami Pantas Menang

Gol pertama Tottenham dicetak oleh Son Heung-min yang memanfaatkan umpan dari Kane pada menit ke-13. Bergantian selanjutnya, Kane mencetak gol kedua untuk Tottenham usai memanfaatkan umpan dari Son di menit 45+1.

"Pertama-tama, Pierre (Emile Hojbjerg) sangat cerdas. Dia membaca permainan dengan sangat baik. Dia pasti akan menjadi pelatih suatu hari nanti," ujar Mourinho, sebagaimana dikutip dari Goal, Senin (7/12/2020).

"Dia menyebalkan, mengajukan pertanyaan tentang mengapa kami melakukan ini dan mengapa kami melakukan itu. Di lapangan, dia membaca situasi dengan sangat baik dan orang-orang di sekitarnya sangat kompak, mereka membaca permainan,” lanjutnya.

"Secara fisik dia sangat dan secara teknis dia jauh lebih baik daripada yang orang pikirkan. Pemain yang baik secara teknis adalah yang melakukan sesuatu yang luar biasa,” tuturnya.

Tottenham Hotspur vs Arsenal

“Tapi, ini bukan kata-kata saya. Ini adalah kata-kata dari para pelatih 30 atau 40 tahun yang lalu. Kesederhanaan itu jenius,” jelas pelatih asal Portugal tersebut.

Hojbjerg sendiri diketahui memainkan peran kunci karena mencatatkan statistik fantastis. Dia memiliki paling banyak sentuhan bola (61), operan (44), operan sukses (35), operan di paruh lapangan lawan (15), dan intersepsi (3).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini