Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Minyak Dunia Turun imbas Kemajuan Vaksinasi

Sabtu 12 Desember 2020 09:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 12 620 2326256 harga-minyak-dunia-turun-imbas-kemajuan-vaksinasi-dAHR27dmsk.jpg Harga minyak (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), berbalik melemah dari kenaikan tajam sehari sebelumnya, karena kekhawatiran permintaan akibat pembatasan bisnis terkait Virus Corona di New York membayangi kemajuan menuju program vaksinasi.

Kontrak harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Februari turun 28 sen atau 0,6%, menjadi menetap di USD49,97 per barel. Kontrak harga Brent melonjak di atas USD51 per barel pada Kamis (10/12/2020) ke level tertinggi awal Maret.

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Minus, Pertama Kali Dalam Sejarah 

Sementara itu harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari melemah 21 sen atau 0,5% menjadi USD46,57 per barel, setelah naik tajam hampir 3% sehari sebelumnya.

“Pembatasan di New York membebani harga,” Direktur Energi Berjangka Mizuho, kata Bob Yawger, di New York, dilansir dari Antara, Sabtu (12/12/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani: Baru Pertama Kali dalam Hidup Saya, Harga Minyak Negatif

Gubernur Andrew Cuomo memerintahkan restoran-restoran di Kota New York untuk menangguhkan makan di dalam ruangan mulai Senin (14/12/2020), di tengah peningkatan kasus.

Untuk minggu ini harga minyak Brent naik 1,5% dan WTI naik kurang dari 1%. Ini adalah kenaikan mingguan keenam berturut-turut untuk pertama kalinya sejak Juni.

Uji coba vaksin yang menjanjikan telah membantu mengangkat beberapa kesuraman atas rekor peningkatan jumlah infeksi dan kematian Virus Corona di seluruh dunia, dan Cuomo menyuarakan optimisme, dengan mengatakan dia memperkirakan 170.000 dosis vaksin Pfizer akan tersedia di New York pada Minggu (13/12/2020) atau Senin (14/12/2020).

Inggris memulai vaksinasi minggu ini dan Amerika Serikat dapat memulai vaksinasi paling cepat akhir pekan mendatang, sementara Kanada pada Rabu (9/12/2020) menyetujui vaksin pertamanya dengan suntikan awal mulai minggu depan.

Penasihat untuk Badan Pengawas Obat dan Makanan AS telah memutuskan untuk mendukung penggunaan darurat vaksin Pfizer, membuka jalan bagi badan tersebut guna mengesahkan penggunaannya di negara di mana COVID-19 telah membunuh lebih dari 285.000 orang.

“Optimisme vaksin tampaknya terus berlanjut ketika persetujuan back-to-back yang diperoleh vaksin dan peluncuran kampanye pertama yang lebih cepat dari perkiraan sebelumnya di pasar-pasar utama,” kata Analis Rystad Energy, Paola Rodriguez-Masiu.

Lonjakan besar dalam persediaan minyak mentah AS minggu lalu berfungsi sebagai pengingat bahwa masih ada banyak pasokan yang tersedia, tetapi itu semua diabaikan karena bullish berlari melalui pasar minggu ini.

Sinyal lain dari pasokan yang melimpah datang pada Jumat (11/12/2020) ketika perusahaan-perusahaan energi AS minggu ini menambahkan rig minyak dan gas alam terbanyak dalam seminggu sejak Januari saat produsen-produsen terus kembali ke sumur migas.

“Peluncuran program vaksinasi yang telah lama ditunggu-tunggu memberikan umpan bullish yang cukup besar dalam menghadapi meningkatnya persediaan minyak AS,” kata Pialang PVM, Stephen Brennock.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini