Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tekan Penularan Covid-19, IDI Imbau Masyarakat Tak Berkerumun Usai Pilkada

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 16 Desember 2020 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 620 2328711 tekan-penularan-covid-19-idi-imbau-masyarakat-tak-berkerumun-usai-pilkada-GzXXAEcAY7.jpg Disiplin patuhi protokol kesehatan kunci tekan kasus Covid-19 (Foto : Okezone)

Saat pandemi Covid-19, terlihat banyak masyarakat yang sudah mulai kendor dalam melaksanakan protokol kesehatan. Seolah-olah, mereka mulai cuek akan adanya virus corona yang bisa saja mengancam kita sewaktu-waktu.

Menanggapi hal tersebut, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengingatkan kembali bahwa penanganan Covid-19 menjadi tanggung jawab bersama, termasuk masyarakat, pemerintah, dan tenaga Kesehatan. Tenaga kesehatan sebagai benteng pertahanan terakhir akan terus bekerja memberikan pelayanan secara maksimal.

Anak Pakai Masker

Baca Juga : Curhat Perawat Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Garis Finish Sudah Dekat!

Sementara itu, pemerintah dan masyarakat juga diharapkan dapat berperan lebih optimal dalam menekan penyebaran Covid-19. Termasuk dalam proses pilkada beberapa waktu lalu, Ketua Terpilih PB IDI periode 2021 - 2024, Dokter Adib Khumaidi SpOT mengatakan bahwa momen pilkada yang baru saja selesai juga bisa menjadi potensi fluktuasi naiknya angka penularan Covid-19.

"Kami menghimbau masyarakat dan kepala daerah serta pendukungnya untuk menghindari proses aktivitas yang melibatkan berkerumunnya massa. Dan bagi setiap orang untuk memeriksakan kesehatannya apabila terdapat gejala, dan melakukan testing meskipun juga tanpa gejala," kata Adib kepada press release, Rabu 15 Desember 2020.

Tim Mitigasi IDI berharap para pemimpin daerah yang terpilih untuk memprioritaskan penanganan pandemi Covid-19 dapat meningkatkan upaya preventif dan kemampuan layanan fasilitas kesehatan seraya melindungi para tenaga medis dan kesehatan.

Selanjutnya, Tim Mitigasi IDI juga menghimbau masyarakat agar meski vaksin Covid-19 sudah tersedia, namun untuk mewujudkan perlindungan maksimal, maka setiap orang harus tetap menjalankan protokol kesehatan karena situasi penularan Covid-19 di Indonesia saat ini sudah tidak terkendali.

Pakai Masker

Tingginya lonjakan pasien Covid-19 serta angka kematian tenaga medis dan tenaga kesehatan menjadi peringatan kepada kita semua untuk tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan (3M).

Dengan mengabaikan protokol kesehatan, maka Anda tidak hanya mengorbankan keselamatan diri sendiri namun juga keluarga dan orang terdekat termasuk orang di sekitar. Pandemi ini akan berlalu dengan kerjasama seluruh pihak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini