Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selain Manfaat, Ini Bahaya Jeruk Bali Merah yang Harus Kamu Ketahui

Sausan Sudarjat, Jurnalis · Senin 28 Desember 2020 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 28 620 2334952 selain-manfaat-ini-bahaya-jeruk-bali-merah-yang-harus-kamu-ketahui-vAWU8K182V.jpg Grapefruit atau jeruk bali merah. (Foto: Racool Studio/Freepik)

GRAPEFRUIT atau jeruk bali merah ternyata memiliki banyak manfaat, namun juga ada bahayanya. Grapefruit sendiri memiliki ciri berkulit tebal oranye dan isinya berwarna merah. Grapefruit memiliki rasa manis dan agak asam. Buah ini mengandung berbagai vitamin dan mineral penting dan biasanya dikonsumsi secara utuh atau dijus.

Dikutip dari Medical News Today, Senin (28/12/2020), grapefruit atau jeruk bali merah dilaporkan pertama kali diketahui pada abad ke-18. Ini merupakan persilangan antara jeruk bali dan jeruk biasa. Orang menyebutnya "grapefruit" karena berkelompok seperti anggur.

Baca juga: Supaya Cepat Sembuh, Pasien Covid-19 Wajib Hindari 5 Asupan Ini 

Buah ini memiliki banyak nutrisi yang tidak kalah dari buah lain. Grapefruit kaya akan nutrisi, antioksidan, dan serat. Hal ini menjadikannya menjadi salah satu jeruk tersehat untuk dimakan. Demikian dilaporkan Healthline.

Penelitian menunjukkan grapefruit mungkin memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan tubuh manusia, termasuk menurunkan berat badan serta mencegah risiko sakit jantung.

Berikut ini manfaat dan bahaya grapefruit yang perlu kamu ketahui, seperti dilansir The Healthy.

Manfaat Grapefruit

1. Melawan tanda-tanda penuaan

Grapefruit mengandung antioksidan retinol yang membantu memperbaiki kerusakan pada kulit dan melawan perkembangan garis-garis halus dan kerutan. Buah ini juga mengandung senyawa yang disebut spermidine.

Sebuah studi tahun 2009 menemukan senyawa spermidine yang ditambahkan dalam makanan tikus dapat memperlambat proses penuaan sel.

Cobalah menggunakan buah grapefruit sebagai masker untuk memperbaiki kulit. Campurkan 1 sendok maka madu, ½ cangkir oatmeal, dan jus dari ½ buah grapefruit. Lakukan seminggu sekali.

2. Membantu menurunkan berat badan

Dokter Taz Bhatia; spesialis kesehatan wanita, penurunan berat badan, dan nutrisi; menyarankan minum segelas jus grapefruit untuk membantu menekan nafsu makan. Menurut penelitian, grapefruit juga mengandung naringin flavonoid yang dapat meningkatkan metabolisme. Anehnya, grapefruit dapat menurunkan berat badan tanpa memakannya.

Para peneliti di Universitas Osaka di Jepang menemukan aroma minyak jeruk yang diberikan ke tikus selama interval 15 menit dapat menurunkan nafsu makan dan berat badan mereka. Para peneliti percaya itu disebabkan baunya yang berinteraksi dengan enzim hati.

Baca juga: Terpapar Covid-19 saat Liburan, Dokter Sarankan Segera Ambil Langkah Ini 

3. Mengatasi kulit berminyak

Grapefruit memiliki khasiat astringent alami yang dapat membersihkan kulit dari minyak berlebih dan mengencangkan pori-pori. Maka carilah produk wajah yang mengandung minyak esensial grapefruit. Bisa juga membuat toner dari buah ini. Caranya campurkan jus grapefruit segar dengan lavender atau mint dalam botol semprot kecil. Semprotkan pada wajahmu untuk penyegar sekaligus pembersih. Grapefruit juga memiliki sifat antiseptik yang dapat membunuh bakteri dan membersihkan jerawat.

4. Menurunkan kolesterol

Sebuah penelitian di Israel yang dilakukan pada 57 pria dan wanita. Mereka menjalani opersi bypass dan kadar kolesterolnya tak merespons obat statin. Namun bagi mereka yang makan grapefruit sehari sekali selama 30 hari kadar kolesterol menurut lebih dari 15 persen dari kolesterol LDL sebesar lebih dari 20 persen dan trigliserida lebih dari 17 persen.

Grapefruit dapat berbahaya dengan obat-obatan tertentu, termasuk obat jantung. Jadi tanyakan kepada dokter Anda sebelum mengonsumsinya.

5. Menghilangkan ketombe

Ketombe disebabkan jamur mirip ragi yang hidup di kulit kepala. Grapefruit mengandung senyawa yang dapat menurunkan jumlah ragi dalam sistem tubuh Anda. Dokter Taz Bhatia menyarankan penggunaan jus grapefruit untuk membantu mengurangi ketombe dan membunuh jamur penyebab ketombe.

Bahaya Grapefruit

1. Interaksi dengan obat-obatan

Kandungan senyawa furanocoumarins dalam jus grapefruit dapat berinteraksi dengan obat-obat tertentu sehingga meningkatkan potensinya secara berbahaya.

"Mengkonsumsi satu tablet obat tertentu dengan segelas jus jeruk bisa seperti meminum lima tablet dengan air," menurut David Bailey PhD, farmakolog klinis di Lawson Health Research Institute dan peneliti utama pada studi obat yang berinteraksi buruk.

Baca juga: Wabah Penyakit Kutu SFTS Mengancam, Jeruk Bali Merah Solusinya? 

2. Memicu batu ginjal

Batu ginjal disebabkan oleh kalsium urine yang tinggi. Grapefruit, apel, cranberry, dan jus jeruk terbukti meningkatkan kadar kalsium oksalat yang dapat menyebabkan pembentukan batu. Meskipun penelitian ini tidak meyakinkan, orang yang rentan terhadap batu ginjal disarankan menghindari grapefruit dalam jumlah besar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini