Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Negara Paling Bahagia di Dunia meski Ada Pandemi Covid-19

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 24 Maret 2021 11:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 24 620 2383131 ini-negara-paling-bahagia-di-dunia-meski-ada-pandemi-covid-19-C9KmkrkJrR.jpg Ilustrasi negara paling bahagia di dunia. (Foto: Rawpixel/Freepik)

DI tengah pandemi covid-19 ternyata ada negara yang tetap bahagia. Ya, negara itu ada Finlandia. Negara di Benua Eropa ini dinilai tetap paling bahagia di dunia meski adanya pandemi covid-19 selama satu tahun terakhir.

Finlandia tahun ini kembali sukses meraih titel sebagai negara paling bahagia di dunia berdasarkan daftar World Happiness Report 2021 yang baru saja dirilis pada pekan lalu.

Baca juga: Cara Atasi Pola Makan Tidak Sehat Selama Pandemi Covid-19 

Posisi selanjutnya disusul Denmark, Swiss, Islandia, Belanda, Norwegia, Swedia, Luxemburg, Selandia Baru, dan Austria. Bisa terlihat, mayoritas negara yang masuk berasal dari Eropa.

Ibu Kota Helsinki di Finlandia. (Foto: Shutterstock)

Disebutkan oleh salah satu penulis daftar World Happiness Report 2021, Jeffrey Sachs, penduduk negara tersebut punya kepercayaan yang tinggi terhadap pemerintahnya yang dinilai kredibel.

"Kami menemukan kepuasan hidup dilaporkan paling bahagia ada di negara-negara sosial demokrasi di Eropa Utara. Masyarakat merasa aman di negara-negara itu, jadi level kepercayaannya tinggi. Pemerintah dianggap kredibel dan jujur, dan ada kepercayaan tinggi antara satu sama lain," kata Jeffrey Sachs, seperti dikutip dari laman Fox News, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Ahli Gizi Sebut Selama Pandemi Berat Badan Masyarakat Cenderung Naik 

Sebagaimana diketahui, World Happiness Report adalah laporan tahunan yang dibuat oleh Sustainable Development Solutions Network PBB dengan menilai sebanyak 149 negara berdasarkan GDP per orang, harapan hidup sehat, dan pendapat penduduknya.

Selain itu, laporan tahunan ini juga menyurvei para koresponden dengan memintanya memberikan penilaian dari skala 1 sampai 19 tentang seberapa tinggi dukungan sosial yang bisa dirasakan ketika terjadi suatu masalah, tentang kebebasan membuat pilihan hidup, seberapa korupsi lingkungan di negara tersebut, sampai seberapa baik masyarakat di negara itu.

Dari siaran media resminya, laporan ini biasanya mencakup data dari survei pada tiga tahun sebelumnya untuk meningkatkan ukuran sampel dan menjaga batas yang lebih kecil. Tapi tahun ini, analisisnya membuat daftar terpisah dari negara-negara paling bahagia hanya berdasarkan hasil dari tahun 2020 untuk melihat bagaimana keadaan negara selama pandemi, terpisah dari tahun-tahun sebelumnya.

"World Happiness Report 2021 mengingatkan bahwa kita harus bertujuan untuk kesejahteraan daripada sekadar kekayaan material yang memang akan cepat berlalu jika kita tidak melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik dalam mengatasi tantangan pembangunan berkelanjutan," pungkas Jeffrey Sachs.

Baca juga: Tips Membangun Ketahanan Keluarga Selama Pandemi Covid-19 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini