Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wajib Tahu, Protokol Kesehatan saat Sholat Tarawih di Masjid

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 620 2407162 wajib-tahu-protokol-kesehatan-saat-sholat-tarawih-di-masjid-GqNUIJlbrs.jpg Ilustrasi Sholat Tarawih berjamaah di masjid saat masa pandemi covid-19. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

SALAH satu ibadah berpahala besar di bulan Ramadhan adalah menunaikan Sholat Tarawih berjamaah di masjid. Tapi di masa pandemi covid-19 ini Sholat Tarawih di masjid wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Ini demi mencegah penularan wabah penyakit.

Sholat Tarawih sendiri merupakan salah satu sunah yang dianjurkan atau muakkad. Ini artinya tidak mengapa apabila belum bisa melaksanakannya karena udzur atau ada halangan.

Baca juga: Hebat! Pria Ini Ubah Bajaj Miliknya Jadi Ambulans Gratis Pasien Covid-19 

Seperti halnya di masa pandemi covid-19, semua tempat termasuk masjid dibatasi demi menjalankan protokol kesehatan pencegahan wabah penyakit.

Lantas, bagaiamana penerapan protokol kesehatan cegah covid-19 saat Sholat Tarawih di masjid?

Dirangkum dari unggahan akun Instagram Pemerintah Provinsi DKI Jakarta @dkijakarta, Jumat (7/5/2021), berikut ini enam poin protokol kesehatan covid-19 saat Sholat Tarawih berjamaah di masjid.

Sholat Tarawih.

1. Jumlah kehadiran jamaah Sholat Tarawih paling banyak 50 persen dari kapasitas bangunan.

2. Masjid dianjurkan digunakan oleh jamaah dari lingkungan setempat.

3. Kajian atau ceramah setelah Sholat Tarawih dilaksanakan paling lama 15 menit.

4. Jamaah membawa dan menggunakan alat sholat pribadi.

5. Tadarus diimbau dilakukan di rumah.

6. Buka puasa dan sahur diimbau dilakukan di rumah bersama keluarga.

Baca juga: Ini Besaran Insentif Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 

Kemudian hal yang perlu diingat, selama berada di area masjid, pengurus dan jamaah wajib disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M: Memakai masker, Menjaga jarak (tidak berkerumun), dan Mencuci tangan.

Sementara itu dirangkum dari unggahan akun Instagram @lawancovid19_id, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan hukum untuk sholat berjamaah saat masa pandemi covid-19, di antaranya:

1. Menjaga jarak saat sholat berjamaah dengan meregangkan saf hukumnya boleh. Sholat akan tetap sah dan tidak kehilangan keutamaan berjamaah.

2. Menggunakan masker yang menutup mulut dan hidung saat sholat hukumnya boleh dan sholatnya pun sah.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Waspada Kejahatan Siber Berkedok Vaksinasi Covid-19 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini