Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menlu Retno Cerita Pertemuan dengan Taliban saat Raker dengan Komisi I DPR

Kiswondari, Jurnalis · Kamis 02 September 2021 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 02 620 2465144 menlu-retno-cerita-pertemuan-dengan-taliban-saat-raker-dengan-komisi-i-dpr-eMf7KhUujF.jpg Menlu Retno Marsudi (Foto : Kemlu)

JAKARTA – Dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPR, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi mengungkapkan sejumlah isu internasional, di antaranya terkait dengan Afghanistan. Ia pun membeberkan isi pertemuannya perwakilan Taliban di Doha, Qatar pada 26 Agustus lalu.

Menurut Retno, dalam kesmepatan itu Indonesia juga menyampaikan sejumlah harapannya kepada Taliban yang kini memerintah Afghanistan.

“Khusus dengan Taliban, pertemuan tersebut kami sengaja menggunakan window opportunity atau kesempatan yang terbuka untuk Indonesia menyampaikan harapan terhadap Afghanistan ke depan. Sekali lagi, kita bertemu dengan Taliban sengaja untuk menggunakan window of opportunity untuk mneyampaikan pesan dan harapan Indonesia,” kata Retno di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/9/2021).

Dalam pertemaun dengan Taliban, kata Retno, ada beberapa pesan yang ia sampaikan. Antara lain, pertama, pentingnya terus diupayakan pembentukan pemerintahan yang inklusif; kedua pentingnya jaminan bahwa Afghanistan tidak akan digunakan sebagai breeding and training ground (tempat berkembang dan pelatihan) pada aktivitas kelompok teroris yang dapat mengancam stabilitas dan keamanan kawasan serta dunia.

“Dan yang ketiga, pentingnya penghormatan terhadap hak-hak perempuan,” sambung Retno.

Baca Juga : Menlu Sebut Evakuasi WNI dari Afghanistan Salah Satu yang Paling Berat

Baca Juga : Jokowi Minta Kemenkes Perbanyak Vaksin Covid-19 di Lampung

Selain itu, Retno menambahkan, Indonesia juga menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki vested interest (minat pribadi) terhadap Afghanistan. Karena Indonesia hanya ingin Afghanistan yang damai, stabil dan makmur.

“Satu-satunya keinginan Indonesia adalah melihat Afghanistan yang damai, stabil dan Makmur,” tandasnya.

Kemudian, pemaparan dilanjutkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Menlu RI terkait dengan program dan anggaran di Kemlu. Setelah itu, Raker dilaksanakan tertutup atas permintaan Menlu, karena membahas isu sensitif.

(aky)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini