Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

467 Personel Diterjunkan Kawal Ganjil Genap 5 Gerbang Tol di Bandung

Agung Bakti Sarasa, Jurnalis · Kamis 02 September 2021 18:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 02 620 2465272 467-personel-diterjunkan-kawal-ganjil-genap-5-gerbang-tol-di-bandung-zZMJqW9G9T.jpg Foto: Agung Bakti.

BANDUNG - Polrestabes Bandung melaksanakan Gelar Pasukan sebagai langkah persiapan pengamanan sistem ganjil genap di Kota Bandung yang akan dimulai Jumat (3/9/2021) besok.  

Gelar Pasukan melibatkan 467 personel gabungan dari Polrestabes Bandung, Kodim 0618/BS, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung. Mereka akan diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan ganjil genap di lima gerbang tol yang tersebar di Kota Bandung.  

"Hari ini kita melaksanakan Gelar Pasukan melibatkan personel Polrestabes Bandung, unsur TNI, ditambah (petugas) Dinas Perhubungan. Mereka akan ditempatkan di beberapa titik di Kota Bandung. Jumlah personel 467 orang," ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung usai Gelar Pasukan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Kamis (2/9/2021). 

Aswin menyatakan, pelaksanaan sistem ganjil genap bertujuan untuk menekan mobilitas masyarakat, khususnya saat weekend di tengah pemberlakuan pembatasan masyarakat (PPKM) Level 3 di Kota Bandung sekaligus untuk menekan risiko penularan Covid-19. 

"Kebijakan ini dilakukan mengingat masih tingginya kasus Covid-19," katanya. 

Baca juga: Langgar Ganjil-Genap, 49 Kendaraan Ditilang

Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP M Rano Hadiyanto mengatakan, sistem ganjil genap diterapkan di Gerbang Tol Pasteur, Gerbang Tol Pasirkoja, Gerbang Tol Mohamad Toha, Gerbang Tol Kopo, dan Gerbang Tol Buah Batu sebagai pintu masuk utama kendaraan dari luar Kota Bandung. 

Menurut Rano, kelima pintu gerbang tol tersebut dipilih karena selama ini menjadi pintu masuk favorit masyarakat, khususnya warga dari luar Kota Bandung. Adapun sistem ganjil genap di kelima pintu gerbang tol itu berlaku pada 3-6 September 2021 mendatang dimulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. 

"Dengan adanya pelaksanaan ganjil genap di lima gerbang tol tersebut diharapkan mobilitas terkendali, sehingga Kota Bandung yang saat ini di level 3 bisa semakin membaik dan tidak ada lonjakan kasus ke depannya," katanya. 

Meski begitu, lanjut Rano, pengecualian ganjil genap berlaku pada sejumlah kendaraan, di antaranya kendaraan dinas kepolisian, TNI, kendaraan dinas berpelat nomor merah, angkutan barang, angkutan umum termasuk angkutan online, ambulans, pemadan kebakaran, dan kendaraan dinas kesehatan maupun yang bersifat darurat, khususnya dalam penanganan Covid-19.

"Sejauh ini, berdasarkan data dari gerbang tol di Bandung, mobilitas masih dalam tahap normal, namun pada saat weekend kemungkinan lonjakan mobilitas itu cukup tinggi, sehingga kita mengantisipasi dengan ganjil genap," terangnya.  

Rano menambahkan, pihaknya saat ini hanya menerapkan ganjil-genap di lima gerbang tol, sedangkan rencana ganjil genap di dalam Kota Bandung masih dibahas bersama forum lalu lintas. Terkait efektivitas ganjil-genap, dia mengatakan hal itu baru akan terlihat setelah pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Sesuai arahan Dirlantas Polda Jabar, pelaksanaan ganjil-genap dikhususkan kepada kendaraan masyarakat berpelat nomor luar Kota Bandung," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini