Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemendag-BI Koordinasi Aturan Perdagangan Kripto

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 08 September 2021 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 620 2468130 kemendag-bi-koordinasi-aturan-perdagangan-kripto-YllSyZMgLd.jpg BI-Kemendag Koordinasi Atur Perdagangan Kripto. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mendukung rencana pengaturan perdagangan kripto di bawah Kementerian Perdagangan. Hal tersebut usai BI melakukan Rapat Koordinasi dengan Kemendag. 

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyatakan, bahwa kripto tidak dianggap sebagai mata uang di Indonesia melainkan sebagai aset digital.

Ini sesuai dengan Undang-Undang No 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Karena itu, crypto diperlakukan sebagai aset atau komoditi digital.

Baca Juga: Harga Bitcoin Meroket Lagi, Kini Tembus Rp721 Juta

Menyikapi sikap BI terhadap kripto, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, aset digital yang punya potensi besar ini harus diatur dengan lebih jelas agar potensinya bisa dioptimalkan. Ke depan, dirinya berharap seluruh pelaku beserta stakeholder bisa mendukung pembentukan bursa kripto.

Meskipun masuk dalam urusan perdagangan komoditi yang ada di bawah Bappebti Kemendag, Wakil jerry Sambuaga tetap melihat perlunya sinergi dan kolaborasi yang intensif dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk dengan Bank Indonesia.

Baca Juga: Catat! 3 Pengaruh Teknologi ke Pola Perdagangan Indonesia

“Nilai perdagangan dan potensi aset  kripto sangat besar, tentu potensi dampaknya juga besar, termasuk dalam sektor moneter. Oleh karena sinergi, koordinasi dan kolaborasi dengan Bank Indonesia sangat penting,” ujar Wamendag, dalam keterangannya, Rabu (8/9/2021). 

Bukan hanya dengan Bank Indonesia, Kemendag juga siap berkolaborasi dan berkoordinasi dengan semua pihak terkait seperti Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, dan seluruh pelaku usaha. Bahkan mengingat potensi pengembangan aset kripto akan terjadi di semua bidang, maka Kemendag akan terus membuka dialog dengan seluruh kementerian dan lembaga yang ada di Indonesia.

“Sebagai contoh, teknologi blockchain dan kripto bisa dikembangkan dalam bidang asuransi, konstruksi, jasa hingga hal-hal yang bersentuhan dengan urusan lingkungan dan sosial. Jadi potensinya luas sekali. Karena itu, kolaborasi dan sinergi antar semua stake holder menjadi kunci,” tambah jerry.

Jerry menilai pengembangan aset kripto khususnya yang punya basis underlying asset perlu mendapat perhatian serius. Ini untuk mengintegrasikan sektor keuangan dan perdagangan digital dengan ekonomo riil yang dilakukan oleh masyarakat.
“Misalnya dalam pengembangan layanan umum seperti jalan tol, itu jelas jalan tolnya, lahannya dan lain-lain. Kalau itu bisa dikelola dengan memanfaatkan teknologi dan jaringan blockchain tentu akan lebih terjamin dari sisi asetnya. Dengan begitu perdagangan digital dengan underlying aset jalan tol pasti akan dirasakan lebih aman bagi semua pihak,” ujarnya. 
Karena itu, dia mengajak semua pihak agar bisa mengembangkan aset-aset kripto baru dengan memanfaatkan sektor ekonomi, perdagangan dan jasa atau bahkan layanan sosial. Ajakan ini terutama ia tujukan kepada generasi muda yang dipandang Jerry sangat kreatif dalam mengembangkan sektor-sektor ekonomi baru.

Jerry menilai pengembangan aset kripto khususnya yang punya basis underlying asset perlu mendapat perhatian serius. Ini untuk mengintegrasikan sektor keuangan dan perdagangan digital dengan ekonomo riil yang dilakukan oleh masyarakat.

“Misalnya dalam pengembangan layanan umum seperti jalan tol, itu jelas jalan tolnya, lahannya dan lain-lain. Kalau itu bisa dikelola dengan memanfaatkan teknologi dan jaringan blockchain tentu akan lebih terjamin dari sisi asetnya. Dengan begitu perdagangan digital dengan underlying aset jalan tol pasti akan dirasakan lebih aman bagi semua pihak,” ujarnya. 

Karena itu, dia mengajak semua pihak agar bisa mengembangkan aset-aset kripto baru dengan memanfaatkan sektor ekonomi, perdagangan dan jasa atau bahkan layanan sosial. Ajakan ini terutama ia tujukan kepada generasi muda yang dipandang Jerry sangat kreatif dalam mengembangkan sektor-sektor ekonomi baru.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini