Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

UMKM Curhat ke Sandiaga, Butuh Bantuan

Erlinda Septiawati, Jurnalis · Senin 13 September 2021 16:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 620 2470648 umkm-curhat-ke-sandiaga-butuh-bantuan-QnfEh4K1IP.jpg Menpar Sandiaga Uno. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendapati keluhan dari para ibu yang terdampak virus corona. Hal ini didapat Sandi saat  kunjungan ke Desa Koto Masjid Kecamatan XIII Koto, Kabupaten Kampar, Riau. .

Sandiaga yang berjalan kaki menuju Desa Koto Masjid mendapat curhat dan juga aspirasi serta harapan.

Baca Juga: Sri Mulyani Salut dengan Kegigihan Pasutri Penjual Tempe

“Tolong bantu kami, berikan kami semangat Pak Sandi. Kami pelaku UMKM desa ini perlu bantuan. Sandi Uno harapan kami, Sandi Uno harapan kami,” ujar Ibu Eli, Minggu (12/9/2021).

Sementara itu, Desa Wisata Koto ini masuk dalam penilaian terhadap 50 desa wisata terbaik di Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Baca Juga: Vaksinasi UMKM demi Percepatan Pemulihan Ekonomi

Desa Wisata Koto Masjid merupakan desa pemekaran dari Desa Pulau Gadang pada tahun 1999. Desa ini lebih dikenal dengan sebutan Kampung Patin, karena memiliki budidaya ikan patin yang luar biasa.

Sandiaga bilang, desa ini mempunyai motto 'tiada rumah tanpa kolam'. Hampir setiap rumah yang ada di Kampung Patin memiliki paling tidak satu kolam patin. Dalam sebulan masyarakat setempat dapat memanen 390 hingga 400 ton ikan patin. 

"Dan hari ini kita canangkan patin harus go international, menggantikan salmon. Karena ikan patin Indonesia memiliki kualitas yang baik dan bergizi tinggi, terutama di Provinsi Riau dibandingkan dengan jenis ikan patin di negara lain," ujar Sandi.

Selanjutnya ikan patin di Desa Wisata Koto Masjid, kemudian diolah masyarakat menjadi berbagai macam produk kuliner dengan cita rasa yang unik, seperti kerupuk kulit patin, abon patin, bakso patin, siomay patin, nuget patin, otak-otak patin, cilok patin, ikan asin patin, batagor patin, hingga es dawet patin, serta ada pula keripik batang pisang, dan kelapa jelly (dekla).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini