Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

JK Minta Pengurus Masjid Tidak Bangun Unit Usaha atau Koperasi

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 29 September 2021 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 29 620 2478758 jk-minta-pengurus-masjid-tidak-bangun-unit-usaha-atau-koperasi-iq3apTxfbY.jpg Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK). (Foto: Okezone)

PENGURUS masjid di daerah diimbau tidak membangun unit usaha atau koperasi, karena lebih berpotensi pada kerugian. Demikian dikatakan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK).

"Saya selalu katakan masjid jangan berdagang atau berusaha. Saya tegaskan bahwa masjid jangan berdagang, tapi jamaahnya yang berdagang," kata JK dalam acara penandatanganan nota kesepahaman antara Bank Syariah Indonesia (BSI) dan DMI di Jakarta, Rabu (29/9/2021), dikutip dari Antara.

Baca juga: Viral Pemuda Ramah, Sambut Jamaah Masjid hingga Rapikan Sandal Ternyata Anak Sultan 

Imbauan tersebut muncul dari pengalaman pribadi JK saat menjadi ketua masjid di Makassar, Sulawesi Selatan. Saat itu dia membuat masjid bergerak di bidang unit usaha dan koperasi, namun usaha tersebut gagal dan merugi.

"Pengalaman saya sebagai ketua masjid di Makassar, dua kali saya bikin unit usaha seperti koperasi dan usaha milik masjid. Semuanya rugi dan saya harus tanggung jawab karena saya ketuanya," ungkap dia.

Baca juga: 8 Aktivitas Ramah Muslim di Chinatown Singapura, Bisa Ziarah Masjid Lho 

Maka itu, JK mendorong para penceramah di masjid untuk menekankan tentang pentingnya akidah dan muamalah, serta membahas tentang ekonomi agar ekonomi umat Islam menjadi bangkit.

"Saya selalu ajarkan dalam isi ceramah di masjid atau pengajian, 60 persen porsinya membahas tentang akidah, muamalah dan sebagainya; sisanya kita membahas tentang ekonomi, apakah itu perdagangan, perikanan atau pertanian, disesuaikan dengan daerah masing-masing," paparnya.

Terkait ekonomi umat Islam, wakil presiden ke-10 dan ke-12 RI ini mengatakan potensi mengembangkan ekonomi umat melalui masjid cukup besar. Dia menghitung apabila setiap Jumat terdapat sedikitnya 100 orang beribadah di masjid, maka seluruh masjid di Indonesia menjadi potensi pasar menjanjikan.

Baca juga: 10 Masjid Terapung Paling Terkenal di Dunia, Arsitekturnya Sangat Indah 

Oleh karena itu, JK mendorong BSI untuk memperluas kerja sama dengan pengurus masjid dengan umat Islam sebagai pangsa pasar yang cukup tinggi.

"Mungkin setiap habis Sholat Jumat panggil orang BSI untuk bicara bagaimana caranya mendapat modal atau bekerja sama dengan BSI. Jadi BSI itu jangan menyasar masjidnya, tapi jamaah masjidnya," tuntas JK.

Baca juga: Obama Takjub dengan Masjid Sultan Ahmet: Menghubungkan Masa Lalu hingga Masa Depan 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini