Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemakaian Produk Lokal di Hulu Migas Tembus Rp39 Triliun

Antara, Jurnalis · Selasa 12 Oktober 2021 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 620 2485285 pemakaian-produk-lokal-di-hulu-migas-tembus-rp39-triliun-8ybiHQFEhb.jpg Penerapan TKDN sektor migas capai 58% (Foto: Reuters)

JAKARTA - SKK Migas mencatat persentase pencapaian Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sektor migas saat ini sekitar 58%. Jumlah tersebut setara dengan angka hampir Rp39 triliun.

"Saat ini kira-kira angka pencapaian TKDN sekitar 58%, itu adalah nilai komitmen TKDN. Kalau kita lihat angkanya mungkin hampir sekitar Rp39 triliun," ujar Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya SKK Migas Erwin Suryadi, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: Penerimaan Negara dari Hulu Migas Rp125 Triliun

Erwin menjelaskan bahwa angka itu merupakan komitmen yang sudah dibuat oleh para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk dibelanjakan kepada perusahaan dalam negeri. Menurutnya, jika selama ini angka TKDN selalu diukur dengan mata uang dolar, tapi ternyata angkanya juga lumayan besar dalam bentuk rupiah.

"Ini sebuah angka yang saya harus apresiasi kepada seluruh tim, terutama dari KKKS yang telah mendukung terjadinya implementasi ini," ujar Erwin.

Baca Juga: Blok Cepu Sumbang Rp249 Triliun ke Pendapatan Negara

Industri hulu migas hingga kini masih menjadi sumber utama penerimaan negara sekaligus lokomotif pembangunan nasional dengan menggerakkan perekonomian di pusat maupun daerah.

SKK Migas sebagai otoritas industri hulu migas terus menggerakkan industri penunjang hulu migas melalui pencapaian TKDN yang saat ini sudah mencapai target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Demi meningkatkan TKDN dan perekonomian nasional serta daerah, SKK Migas bersama dengan para stakeholders lainnya berupaya untuk terus membantu industri-industri penunjang hulu migas agar dapat terus berkembang dan dapat digunakan oleh KKKS serta menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

SKK Migas akan terus melaksanakan program-program yang bertujuan untuk meningkatkan potensi perusahaan dalam negeri, peningkatan investasi, dan efek berganda demi menciptakan pertumbuhan ekonomi dengan kehadiran industri hulu migas.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini