Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dapat Izin dari Menpora soal Naturalisasi Pemain Keturunan, PSSI Tetap Berpatok pada Rekomendasi Shin Tae-yong

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Jum'at 19 November 2021 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 19 620 2504407 dapat-izin-dari-menpora-soal-naturalisasi-pemain-keturunan-pssi-tetap-berpatok-pada-rekomendasi-shin-tae-yong-NxrWTi1Owt.jpg Sekjen PSSI, Yunus Nusi menyebut naturalisasi tergantung rekomendasi Shin Tae-yong. (Foto/PSSI)

JAKARTA – Menteri Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memberikan izin kepada PSSI untuk menaturalisasi pemain keturunan agar bisa bergabung ke Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Meski demikian, federasi tetap memilih berpatok pada rekomendasi dari Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong sebelumnya mengajukan empat pemain keturunan kepada PSSI untuk dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia (WNI) supaya bisa memperkuat skuad Garuda. Keempat pemain tersebut adalah Sandy Walsh, Mees Hilgers, Kevin Diks, dan Jodi Amat.

Foto/Instagram

Melihat permintaan ini, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali tak menjadikannya suatu masalah. Selama mereka memilih dan memiliki darah keturunan Indonesia, ia selalu mendukungnya.

Baca juga: 5 Prestasi Shin Tae-yong yang Bisa Antar Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2020, Nomor 1 Kampiun Liga Champions

Namun dalam pelaksanaannya, menurut Sekjen PSSI, Yunus Nusi tidak dapat semudah itu. Pihak PSSI dengan penuh kehati-hatian mengurus segala detail yang diperlukan terutama rekomendasi dari sang pelatih.

Baca juga: Shin Tae-yong Ajukan 4 Pemain Keturunan ke PSSI, Menpora Saran Berusia Muda

"PSSI bergerak cepat memproses naturalisasi pemain yang punya darah Indonesia. Kami harus hati-hati melakukan hal tersebut, karena yang utama harus ada rekomendasi dari pelatih Shin Tae-yong,” ucap Yunus Nusi dikutip dari laman PSSI pada Jumat (19/11/2021).

Selain itu, ada beberapa persyaratan administrasi dan dokumen yang harus dilengkapi. Oleh sebab itu, mereka tidak mau gegabah mengingat sempat ada kasus ketidaklengkapan administrasi beberapa waktu terakhir.

Kasus itu menyerang pemain Persib Bandung Marc Klok. Di mana meski telah dinyatakan resmi jadi WNI pada 2020, Pemain kelahiran Amsterdam, Belanda, itu mengaku belum bisa memperkuat Timnas Indonesia karena persoalan administrasi.

"PSSI juga mengecek dokumen para pemain ini apakah benar punya darah Indonesia. Karena bila dokumen tidak ada atau tidak diakui FIFA bisa saja kasus Marc Klok terulang. Saat itu dia tidak bisa membuktikan bahwa dirinya keturunan Indonesia," tambah Yunus Nusi.

Foto/Instagram

PSSI pun mengaku sedang dalam proses mengurus keempat pemain tadi. Mereka menunjuk salah satu anggota Komite Eksekutif yakni Hasani Abdulgani untuk mengurusi hal ini.

Dalam waktu dekat timnas Indonesia akan bertanding di Piala AFF Suzuki 2020 pada 5 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 mendatang. Saat ini skuad Garuda sedang menjalani pemusatan latihan di Turki dan berkekuatan 25 pemain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini