Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNPB: 2.796 Bencana Terjadi Sepanjang 2021

Binti Mufarida, Jurnalis · Jum'at 10 Desember 2021 18:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 10 620 2515186 bnpb-2-796-bencana-terjadi-sepanjang-2021-uznmx50oIk.jpg Ilustrasi (Foto: istimewa)

JAKARTA - Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari melaporkan sepanjang 1 Januari hingga 9 Desember 2021, tercatat 2.796 kejadian bencana alam terjadi di Indonesia.

“Gambaran dari kejadian bencana di Indonesia mulai dari 1 Januari hingga 9 Desember, kita sudah total mengalami 2.796 kali kejadian bencana,” ungkap Aam sapaan akrabnya, Jumat (10/12/2021).

Aam mengatakan dari 2.796 kejadian bencana tersebut, di mana 35% di antaranya adalah kejadian banjir, kemudian disusul cuaca ekstrem dan tanah longsor.

“Artinya lebih dari 80% kejadian bencana yang terjadi di Indonesia dalam kurun Januari sampai Desember itu didominasi oleh bencana hidrometeorologi, khususnya hidrometeorologi basah,” katanya.

Sementara itu, total korban meninggal sudah 642 jiwa dan korban terdampak 8.121.980 jiwa. “Rumah rusak total 137.788 bangunan,” kata Aam.

Baca juga: BNPB Gelar Geladi Simulasi Peringatan Dini Banjir di Ngawi

Adapun provinsi yang mengalami kejadian bencana dengan frekuensi kejadian paling banyak terjadi di Sumatera yakni Aceh dan Sumatera Utara.

Baca juga: Gunung Merapi Luncurkan 2 Kali Awan Panas Guguran Sejauh 3 Kilometer

“Kemudian di Jawa itu ada Jawa Barat Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di Kalimantan itu Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Dan di Sulawesi adalah Sulawesi Selatan,” katanya.
“Untuk Aceh Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan adalah provinsi-provinsi yang memang secara historis kejadian dari 5 tahun terakhir itu merupakan kawasan atau provinsi dengan jumlah frekuensi kejadian bencana paling tinggi di Indonesia,” imbuhnya.

“Kemudian di Jawa itu ada Jawa Barat Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di Kalimantan itu Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Dan di Sulawesi adalah Sulawesi Selatan,” katanya.

“Untuk Aceh Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan adalah provinsi-provinsi yang memang secara historis kejadian dari 5 tahun terakhir itu merupakan kawasan atau provinsi dengan jumlah frekuensi kejadian bencana paling tinggi di Indonesia,” imbuhnya.

Baca juga: Pengungsi Erupsi Semeru Terus Bertambah, Kini 6.542 Jiwa di 121 Titik Pengungsian

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini