Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenkes Perluas Jangkauan Telemedicine, Pengiriman Obat Dipercepat!

Kevi Laras, Jurnalis · Selasa 22 Februari 2022 07:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 22 620 2550943 kemenkes-perluas-jangkauan-telemedicine-pengiriman-obat-dipercepat-puaKZq4a38.jpeg Kemenkes perluas layanan telemedicine (Foto: Timesofindia)

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) memperluas jangkauan layanan telemedicine. Bukan hanya di Jabodetabek, melainkan hingga ke seluruh daerah di Indonesia.

Saat ini diketahui, layanan telemedicine sudah hadir hingga di Sulawesi. Bukan hanya itu, pelayanan obat gratis (paket Isoman) pun juga dipercepat pengirimannya.

"Bahkan, saat ini kami mulai memperluas jangkauan di luar Jawa-Bali seperti Medan, Palembang, Balikpapan, Banjarmasin, Manado, dan Makassar," ujar Sekretaris Jenderal Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha dalam Siaran Sehat 'Perkembangan Terkini Penanganan Covid-19 di Indonesia', Senin (21/2/2022).

Telemedicine

Lebih lanjut, Ia mengatakan untuk memperkuat layanan rumah sakit sedia dan siaga. Maka ia mengimbau agar masyarakat yang positif Covid-19 bergejala ringan, lebih baik menjalani isoman atau isolasi terpusat.

BACA JUGA : Catat, Ini 17 Platform Telemedicine Gratis bagi Para Pasien Omicron

Dia menerangkan bagi mereka yang memilih isoman, Kemenkes telah menyediakan layanan kesehatan telemedicine. Oase segera mendapatkan WhatsApp untuk mendapatkan layanan telemedisin dan mendapatkan paket isoman secara gratis.

"Kalau positif Covid-19 di aplikasi PeduliLindunginya muncul tanda positif dan pasti akan mendapatkan whatsapp untuk ditawari mengakses telemedicine," jelasnya

BACA JUGA : Cegah Omicron Menyebar, Telemedicine Harus Dimaksimalkan

Sebelumnya, telah diinformasikan bahwa pelayanan kesehatan bagi pasien yang melakukan isolasi mandiri (isoman) sebanyak 85 persen menerima paket obat setelah dipesan. Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Kesehatan dalam siaran resminya.

"Kita terus meningkatkan layanan telemedisin agar paket obat yang sampai ke pasien lebih cepat lagi,” kata Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini