Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PLN Habiskan Rp4,2 Miliar Setrum 526 Rumah di Wilayah Terpencil Kalbar

Athika Rahma, Jurnalis · Kamis 03 Maret 2022 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 03 620 2555799 pln-habiskan-rp4-2-miliar-setrum-526-rumah-di-wilayah-terpencil-kalbar-LcfvFPvb8r.jpg PLN listriki ratusan rumah di wilayah terpencil (Foto: Shutterstock)

KETAPANG - PT PLN (Persero) menghabiskan Rp4,2 miliar untuk melistriki 526 rumah warga Desa Sukasari dan Desa Tanah Hitam, Kecamatan Singkup, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Dana tersebut berasal dari dana Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diberikan pemerintah.

General Manager PLN Kalimantan Barat Ari Dartomo menjelaskan, untuk melistriki 526 rumah warga di kedua desa tersebut, PLN telah melakukan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

"PLN telah membangun perluasan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 9,54 kms, Jaringan Tegangan Rendah JTR sepanjang 8,79 kms, dan 3 unit gardu distribusi berkapasitas 300 kVA, dengan total investasi senilai Rp4,2 miliar," ujar Ari dalam keterangannya, Kamis (3/3/2022).

Ari menegaskan, hal ini menjadi komitmen PLN untuk terus melaksanakan pembangunan dan perluasan infrastruktur kelistrikan agar semakin banyak masyarakat di pelosok desa yang dapat menikmati listrik dari PLN, disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang dimiliki perusahaan.

Dirinya berharap agar masyarakat turut peduli untuk menjaga infrastruktur kelistrikan yang sudah dibangun, serta berpartisipasi dalam menjaga keandalan pasokan listrik, minimal dengan cara mengikhlaskan pohon atau tanam tumbuh yang dimiliki untuk dapat ditebang oleh petugas PLN.

Ari pun mengingatkan masyarakat dapat menggunakan listrik dengan cara yang bijak dan benar, serta memahami aspek-aspek keselamatan dan kesehatan ketenagalistrikan untuk menekan potensi terjadinya kecelakaan listrik, baik yang terjadi pada jaringan listrik milik PLN maupun instalasi listrik di rumah masing-masing.

"Listrik ini sejatinya milik kita bersama, karena kita juga yang menikmatinya. Untuk itu perlu kepedulian kita untuk menjaganya," tegas Ari.

Sebelum mendapatkan aliran listrik PLN, masyarakat Desa Sukasari yang terdiri dari Dusun Melu Sari, Dusun Bangun Sari, Dusun Mekar Sari, dan Dusun Makmur Sari, menggunakan mesin genset yang dikelola secara mandiri oleh warga dengan kapasitas 2X150 kW.

Di sisi lain, Desa Tanah Hitam yang terdiri dari Dusun Dabu dan Dusun Sumpai mayoritas warganya menggunakan mesin genset untuk penerangan di rumah.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini