Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Airlangga Ajak Generasi Muda Manfaatkan Presidensi G20 untuk Pertumbuhan Ekonomi RI

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 17 Maret 2022 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 17 620 2563328 menko-airlangga-ajak-generasi-muda-manfaatkan-presidensi-g20-untuk-pertumbuhan-ekonomi-ri-pVK3fxRHEP.jfif Menko Airlangga ajak generasi muda manfaatkan Presidensi G20 untuk pertumbuhan ekonomi RI. (Foto: Kemenko)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonominan Airlangga Hartarto mengatakan kalau pemerintah memberi ruang, memfasilitasi, dan mendorong para generasi muda untuk memaksimalkan potensinya serta terlibat aktif mengambil peran menguatkan pertumbuhan perekonomian nasional.

Termasuk dalam momentum Presidensi G20 Indonesia, Pemerintah mendorong dan memberi ruang kepada generasi muda untuk terlibat aktif dalam berbagai engagement group di forum G20.

Dalam wadah tersebut para generasi muda dapat bertindak lebih luas, menyampaikan inisiatif, dan invoasi sesuai dengan peran yang diminatinya.

โ€Jadi, kesempatan ini menjadi penting karena ini momentum bagi indonesia untuk betul-betul Indonesia berada dalam panggung utama yang sangat penting karena ini adalah periode dimana pandemi Covid-19 akan berubah menjadi endemi. Beberapa negara sudah mulai mempersiapkan dan melakukan relaksasi, tetapi Indonesia masih terus waspada karena jumlah penduduk jauh lebih besar,โ€ ujar Airlangga dalam Seminar Presidensi Indonesia G20 bertajuk Kepemimpinan Untuk Tata Dunia yang diselenggarkan oleh Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta pada hari Kamis (17/3/2022).

ย BACA JUGA:Menko Airlangga: Harga Minyak Goreng Curah di Masyarakat Rp14.000/Liter

Dia pun menjelaskan bahwa forum G20 dari segi ekonomi dunia 85% ekonomi dunia ada di 20 negara, 75% dari perdagangan dunia ada di G20 dan 80% dari investasi global ada di G20.

Dalam Presidensi G20, Indonesia berupaya tidak sekedar menghasilkan konsep-konsep naratif, tetapi juga aksi yang dapat dikerjakan atau concrete deliverable yang memberi manfaat bagi Indonesia dan dunia.

โ€œMomentum bonus demografi Indonesia ini menjadi sangat penting terutama periode tahun 2020 โ€“ 2030, periode dimana Indonesia ingin melepaskan diri dari middle income trap. Tentu ini menjadi tantangan bagi generasi muda yaitu milenial dan generasi Z agar meningkatkan produktifitasnya,โ€ kata Airlangga.

Menutup paparannya, Airlangga menyampaikan bahwa terdapat 3 kunci menuju pemulihan ekonomi pasca pandemi yaitu, pertama, memaksimalkan terbukanya sumber lapangan kerja dalam sektor-sektor potensial seperti sektor digital melalui pembangunan kapasitas dan keterampilan yang relevan.

โ€Tentu, hal-hal tersebut menjadi hal yang penting bagi UGM untuk mendorong civitas akademi nya untuk menopang sumber-sumber pertumbuhan ekonomi,โ€ ucapnya.

Kemudian, kunci menuju pemulihan ekonomi pasca pandemi yang kedua adalah mendorong produktivitas untuk menciptakan nilai tambah pada sektor yang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru, ketiga, menciptakan ekosistem untuk bumi yang lebih layak huni, mendorong lapangan kerja yang berkelanjutan, dan transisi energi yang adil dan terjangkau.

"Saya berharap seminar ini mendapat masukan dari para peneliti, guna menyusun research-based policy yang dapat mendukung tiga agenda prioritas Presidensi G20 Indonesia dan ini menjadikan legacy bagi Presidensi G20 Indonesia,โ€ pungkasnya.

Perlu diketahui, sebagai bentuk perhatian Airlangga kepada generasi penyokong masa depan bangsa ini, dalam setiap rangkaian kunjungannya ke berbagai daerah.

ย BACA JUGA:Menko Airlangga Serukan Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dukung UMKM

Di mana Airlangga secara khusus juga mengagendakan waktunya untuk menyapa para mahasiswa salah satu Universitas di kota tersebut secara langsung maupun virtual untuk.

Kegiatan sapa mahasiswa itu berlangsung dengan dialog dan tanya jawab. Airlangga antusias mendengarkan aspirasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan para mahasiswa.

Turut mendampingi Airlangga dalam kesempatan tersebut adalah pimpinan dan para Anggota DPR RI dan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini