Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kaum Milenial Berperan Besar Wujudkan Transisi Energi Indonesia

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 25 Maret 2022 12:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 25 620 2567642 kaum-milenial-berperan-besar-wujudkan-transisi-energi-indonesia-xkheSX6hRB.jpg Peran Milenial Wujudkan Transisi Energi. (Foto; okezone.com?PGE)

JAKARTA - Indonesia memperbarui komitmen mengurangi efek gas rumah kaca (GRK) dalam dokumen Nationally Determined Contributions (NDC) sebesar 29% pada 2030 dari level business as usual (BaU). Dalam proses transisi energi ini, kaum milenial bisa memulainya dengan menggunakan energi secara bijak.

Direktur Keuangan PT Pertamina Geothermal Energi (PGE) Nelwin Aldriansyah menilai, kaum muda bisa memberikan kontribusinya dengan mengurangi penggunaan energi berbasis fosil dan menggantikannya dengan sumber energi yang berkelanjutan (sustainable) dan bisa diperbarui (renewable).

Baca Juga: 5 Fakta Presiden Jokowi Tinggalkan Energi Fosil

“Salah satunya adalah dengan memanfaatkan kendaraan umum, baik bus listrik maupun kereta api,” katanya, Jumat (25/3/2022).

Kaum muda juga harus mulai menggunakan perangkat listrik hemat energi dan memanfaatkan panel surya untuk pembangkitan listrik rumah tangga. Hal ini bisa mengurangi ketergantungan rumah pada pasokan listrik dari PLN. Makin ke sini, kata Nelwin, biaya listrik tenaga surya untuk rumah tangga ini makin berkurang jauh.

Baca Juga: Transisi Energi, PLN Butuh Rp1.077 Triliun

“Saya sudah memulainya sejak 2016. Jika dulu harganya masih Rp15 ribu per watt, sekarang sudah tinggal Rp7.000,” kata Nelwin.

Selain itu, kaum milenial juga bisa memanfaatkan sepeda dan sepeda motor listrik sebagai alternatif transportasi. Nelwin menjelaskan, PGE juga sangat mendukung penggunaan sepeda motor listrik. Salah satunya adalah dengan membantu Rangers, sebuah aplikasi ojek online lokal yang dibuat kaum muda di Kamojang, salah satu area kerja PT PGE.

“Kami membantu mengubah mesin motor mereka dari bensin ke listrik. Kami juga menyediakan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU),” kata Nelwin.

Berdasarkan Sensus Penduduk 2020, lebih dari separuh penduduk Indonesia merupakan generasi milenial (lahir 1981-1996) yang mencakup 69,38 juta orang (25,87% populasi Indonesia), dan Generasi Z (lahir 1997-2012) sebanyak 74,93 juta orang (27,94%).

Pada 2027, usia produktif penduduk Indonesia sepenuhnya didominasi Generasi Milenial dan Gen Z. Karena itu, pilihan mereka pada energi baru terbarukan akan bisa mendorong percepatan pencapaian target zero emmision.

Sementara itu, Indonesia juga sudah menetapkan target bauran energi baru terbarukan pada 2025 sebesar 23 persen. Pada ujungnya, Pemerintah juga sudah menargetkan zero emission pada 2060 atau lebih cepat.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini