Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wapres: Asuransi Syariah Bagian Penting dalam Industri Keuangan Syariah

Antara, Jurnalis · Selasa 05 April 2022 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 05 620 2573609 wapres-asuransi-syariah-bagian-penting-dalam-industri-keuangan-syariah-xYIqgxpOTK.png Wapres Maruf Amin tekankan pentingnya asuransi syariah (Foto: Setwapres)

JAKARTA - Sektor asuransi syariah merupakan bagian penting dalam pengembangan industri keuangan syariah. Kehadirannya asuransi syariah diharapkan mendukung pembangunan nasional berkelanjutan.

"Sektor asuransi syariah merupakan bagian penting dalam pengembangan industri keuangan syariah. Kehadirannya diharapkan mendukung terwujudnya pembangunan nasional berkelanjutan, penanggulangan kemiskinan dan juga berkontribusi terhadap percepatan pemulihan manakala terjadi bencana di Indonesia," ujar Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, Selasa (5/4/2022).

Wapres menyampaikan kehadiran jasa asuransi syariah tidak hanya diperlukan masyarakat, tapi juga oleh lembaga keuangan, seperti perbankan syariah. Dengan konsep berbagi risiko, asuransi syariah merupakan alternatif pengendali risiko yang diperlukan oleh para pelaku bisnis dan pengusaha.

"Namun sayangnya peran penting asuransi syariah tersebut belum tercermin dari pertumbuhan asuransi syariah yang seimbang. Pangsa pasar industri asuransi syariah relatif cukup rendah," kata Wapres.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pangsa pasar asuransi syariah sebesar 5,3% pada akhir 2021, padahal pertumbuhan industri asuransi syariah sudah berjalan hampir tiga dekade sejak berdirinya industri asuransi syariah pertama tahun 1994.

"Dengan demikian peluang pasar bagi asuransi syariah masih sangat terbuka," jelas Wapres.

Lebih jauh dia menekankan prinsip-prinsip syariah yang mendasari sistem keuangan syariah menjadi kekuatan yang melekat dan turut menentukan viabilitas dan ketahanan keuangan syariah selama ini.

"Namun kita tidak boleh lengah dalam melihat tantangan yang membentang di depan," ujarnya.

Menurutnya, kinerja perusahaan yang bergerak di keuangan syariah yang sudah baik, harus dijaga kesinambungannya, dengan turut meningkatkan keikutsertaan masyarakat.

Khusus bagi perusahaan asuransi syariah, Wapres berpesan untuk memperkuat kesiapan dalam menghadapi risiko-risiko yang tidak diprediksi, seperti bencana yang dapat memicu klaim atau penarikan dana dalam jumlah besar.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini