Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Awasi Penyaluran, Pemerintah Diminta Tindak Tegas Industri Tambang Cs yang Pakai Solar Subsidi

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 14 April 2022 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 14 620 2578916 awasi-penyaluran-pemerintah-diminta-tindak-tegas-industri-tambang-cs-yang-pakai-solar-subsidi-L8y2n06ZpM.jpg Solar Subsidi Kosong (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah diusulkan agar menyerahkan semua kuota solar subsidi kepada PT Pertamina (Persero). Hal ini untuk mengatasi kelangkaan dan antrean yang panjang di SPBU.

Sebab penyaluran solar subsidi merupakan tugas yang sangat berat baik secara tehnis maupun non teknis. Secara teknis harus menjangkau wilayah-wilayah terjauh yang memburutuhkan komitmen besar untuk menjalankan dengan dukungan infrastruktur yang memadai.

"Solar subsidi sebaiknya diserahkan semua kepada Pertamina. Jadi seluruh kuota solar subsidi dialihkan saja kepada Pertamina untuk mengatasi kelangkaan atau antrean di lokasi-lokasi tertentu, dengan menambah kuota SPBU di lokasi yang rawan terjadi kelangkaan," kata pengamat ekonomi dan energi Salamuddin Daeng di Jakarta, Kamis (14/4/2022).

Baca Juga: Nah Ketahuan! Menteri ESDM Temukan Truk Tambang Pakai Solar Subsidi

Dia menambahkan, kegiatan distribusi solar subsidi membutuhkan pengawasan ekstra mengingat harganya yang terpaut jauh dengan solar komersial.

"Bisa saja sebagian besar solar subsidi telah mengalir ke kebun-kebun sawit dan tambang batu bara atau kegiatan industri lainnya. Jadi seharusnya pengawasan solar seperti ini satu pintu yang dikontrol langsung oleh negara yakni melalui BUMN," katanya.

Sementara itu, disparitas harga solar non subsidi dengan solar subsidi yang sangat besar, membuka peluang adanya moral hazard, manipulasi data, dan lain-lain.

"Selisih harga sekarang ini bisa mencapai Rp7.000-an per liter solar. Bagaimana mungkin mengontrol perilaku dengan kondisi pasar yang sangat rawan semacam itu? Jadi Pemerintah harus melakukan pengawasan yang serius, penegakan hukum terkait penyelewengan solar subsidi, oleh industri, perkebunan sawit dan pertambangan batu bara," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini