Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Objek Vital Nasional, Apa Kabar Proyek PLTGU Jawa 1?

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 18 April 2022 11:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 18 620 2580702 jadi-objek-vital-nasional-apa-kabar-proyek-pltgu-jawa-1-vOgkbbpyAp.jpg Pembangkit Listrik (Foto: Dokumen PLN)

JAKARTA - Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) atau Combined Cycle Gas Turbine Plant (CCGT) Jawa-1 berkapasitas 1.760 megawatt (mw) terus berjalan.

Beberapa tahapan pencapaian yang telah dilakukan adalah berhasilnya ship-to-ship transfer atau loading Liquified Natural Gas (LNG) antara FSRU Jawa Satu dengan LNGC EKAPUTRA 1 dan TRIPUTRA, LNG Carrier berkapasitas berturut-turut sebesar 137.000 m3 dan 21.500 m3 milik PT GTS Internasional Tbk. (GTSI).

Kedua LNGC tersebut telah mengangkut LNG dari FSRU Jawa Satu untuk didistribusikan ke penjuru lainnya di Indonesia serta keberhasilannya dalam mengalirkan gas ke Power Plant PLTGU Jawa-1 dan pencapaian milestone First Firing pada tanggal 23 Februari 2022 lalu.

Baca Juga: PLTGU Jawa 2 Perkuat Sistem Kelistrikan Jawa-Bali

PT PLN (Persero) memiliki harapan besar kepada proyek PLTGU Jawa-1 yang renacananya akan dijadikan objek vital nasional ini.

“PLTGU Jawa-1 yang dioperasikan oleh PT Jawa Satu Power tak hanya merupakan aset penting bagi para pengembang namun juga untuk PLN sendiri di masa depan, mengingat listrik untuk Jawa, Madura dan Bali akan diproduksi dari PLTGU Jawa-1,” kata Direktur Energi Primer PLN Hartanto Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (18/4/2022).

Sementara itu, selain untuk pengoperasian, PT Jawa Satu Power dibentuk untuk pemeliharaan pembangkit listrik, sedangkan PT Jawa Satu Regas didirikan untuk pengelolaan FSRU Jawa Satu.

“Menjadi sebuah kebanggaan untuk kami, saat FSRU Jawa Satu tiba di Indonesia. Kapal berkapasitas 170.000m3 yang dilengkapi dengan teknologi canggih telah selesai dan siap mewujudkan energi bersih bagi negeri,” ujar Chief Executive Officer PT Jawa Satu Regas Indra Trigha.

Sekadar informasi, PLN melakukan kunjungan kerja untuk memantau perkembangan dari proyek pembangkit listrik terintegrasi LNG-to-Power pertama di Asia, dan juga salah satu yang terbesar di kawasan Asia Tenggara menuju Commercial Operating Date (COD).

Seluruh pengawakan dan pemeliharaan FSRU Jawa Satu dilakukan oleh anak bangsa yang dikelola oleh PT. Humolco LNG Indonesia, salah satu anak usaha dari GTSI dan para awak kapal disiapkan oleh PT MCS Internasional, anak usaha lainnya di bawah PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk yang juga salah satu anggota konsorsium PT Jawa Satu Regas.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini