Share
Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WHO Sebut 70% Pasien Hepatitis Misterius Positif Adenovirus Tipe 41

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 13 Mei 2022 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 13 620 2593685 who-sebut-70-pasien-hepatitis-misterius-positif-adenovirus-tipe-41-dLKzHSKVxm.jpg Ilustrasi Anak Sakit. (Foto: Shutterstock)

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) masih meneliti penyebab dari hepatitis misterius yang melanda berbagai tempat. WHO pun menaruh kecurigaan bahwa penyebab hepatitis misterius ini disebabkan karena mutasi adenovirus dan Covid-19.

Tapi, dalam pengujian lebih lanjut WHO menemukan bahwa 70 persen dari kasus hepatitis misterius tersebut dinyatakan positif adenovirus, dengan sub-tipe 41. Pengujian juga menunjukkan bahwa sekitar 18 persen kasus secara aktif dinyatakan positif Covid-19.

"Fokus besar selama minggu depan adalah melihat pengujian serologis untuk paparan dan infeksi sebelumnya dengan Covid-19," kata Philippa Easterbrook, dalam konferensi pers hepatitis global WHO, dilansir Channel News Asia, Jumat (13/5/2022)

Diketahui, sebanyak 348 kasus diindentifikasi dalam penelitian tentang peran potensial adenovirus dan infeksi Covid-19 semakin cepat. WHO dalam hipotesis utama, tetap melibatkan virus adenovirus.

Kasus tersebut dilaporkan di 20 negara, dengan 70 kasus tambahan dari 13 negara lainnya, masih menunggu klasifikasi karena tes menunggu penyelesaian. "Selama seminggu terakhir, ada beberapa kemajuan dengan penyelidikan lebih lanjut dan beberapa perbaikan hipotesis kerja," jelasnya

Di sisi lain, Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi IDAI, Dr Muzal Kadim menerangkan, selama ini Covid-19 tidak pernah menimbulkan efek samping seperti hepatitis akut.

Menurutnya, kondisi adanya Hepatitis akut pada anak, kondisinya di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut menimbulkan adanya, asumsi liar sehingga vaksinasi Covid-19 dikaitkan dengan sakit misterius ini, belum dapat dipastikan.

Di Indonesia sendiri kasus tersebut sudah banyak ditemukan, bahkan ada 7 anak meninggal diduga akibat hepatitis misterius. Kasus suspect terus dilaporkan di banyak negara, termasuk di Indonesia.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) sempat mengeluarkan laporan terkait dugaan penyebab hepatitis misterius. UKHSA menjelaskan ada 2 kemungkinan selain adenovirus, yaitu anjing dan paracetamol.

Diterangkan Kepala Pusat Riset Kedokteran Preklinik dan Klinis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Harimat Hendarwan, penyebab hepatitis secara umum ada begitu banyak, bisa akibat infeksi maupun non-infeksi.

Kalau infeksi, itu karena virus, bakteri, jamur, dan parasit. Virus penyebab hepatitis pun beragam, ada virus Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C, Hepatitis D, dan Hepatitis E. Bahkan, virus non-hepatitis juga ada seperti virus Epstein-Barr (EBV), Cytomegalovirus (CMV), Herpes simplex virus (HSV), Coxsackie Virus, Adenovirus, Dengue, atau Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini