Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BPBD DKI Jakarta Siapkan Tim Khusus Atasi Dampak Musim Kemarau

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis · Selasa 17 Mei 2022 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 620 2595358 bpbd-dki-jakarta-siapkan-tim-khusus-atasi-dampak-musim-kemarau-oSVFYW3Ito.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan saat musim kemarau.

Ia pun menyebut pihaknya akan menerjunkan tim khusus apabila kondisi semakin tidak memungkinkan.

"BPBD akan terus memantau perkembangan kondisi meteorologis dalam memasuki musim kemarau ini. Tim khusus dapat sewaktu-waktu diaktifkan apabila terjadi kekeringan yang berdampak langsung ke masyarakat. Oleh karena itu, sinergi dan koordinasi antar OPD dan stakeholders terus kami perkuat dalam mengantisipasi hal tersebut," kata Isnawa saat dihubungi, Selasa (17/5/2022).

Isnawa mengimbau masyarakat guna menghemat air, mulai dari bijak dalam penggunaan hingga matikan keran jika tidak terpakai.

"Matikan keran jika tidak dipakai, Memastikan tidak adanya kebocoran pada peralatan pipa, keran dan penampungan air, Bijak dalam penggunaan air untuk kebutuhan rumah tangga, dan Menampung air hujan," ujarnya.

Baca juga: Hujan Deras Guyur Jakarta, Sejumlah Titik Tergenang Air

Lebih lanjut, eks Plt Wali Kota Jakarta Selatan itu telah memetakan ada 15 Kecamatan yang berpotensi alami krisis air bersih saat musim kemarau. Kendati demikian, tahun ini BMKG belum mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis untuk wilayah yang lebih spesifik di Jakarta.

Baca juga: BPBD DKI Jakarta Siapkan Air Baku dari Waduk Antisipasi Krisis Air saat Kemarau

"Apabila merujuk pada peringatan dini kekeringan meteorologis yang pernah dikeluarkan oleh BMKG pada tahun 2019, kala itu terdapat 15 kecamatan yang masuk ke dalam daerah rawan terjadi kekeringan yakni Jakarta Pusat (Menteng, Gambir, Kemayoran, Tanah Abang), Jakarta Utara (Cilincing, Tanjung Priok, Koja, Kelapa Gading, Penjaringan), Jakarta Selatan (Tebet, Pasar Minggu, Setiabudi), dan Jakarta Timur (Makasar, Pulogadung, Cipayung)," tuturnya.

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat waspada karena mulai memasuki musim kemarau.

Isnawa mengatakan, untuk mengantisipasi kekeringan saat musim kemarau, pihaknya berkoordinasi dengan wali kota dan bupati untuk menghitung kebutuhan air bersih, khususnya bagi masyarakat yang berada di daerah rawan kekeringan dan bagi wilayah yang belum terlayani jaringan air bersih.

“Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan PAM Jaya akan menyiagakan Instalasi Pengolahan Air (IPA) mobile dan juga mobil-mobil tangki air agar siap memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Jakarta saat terjadi kekeringan,” kata Isnawa.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Antisipasi Karhutla saat Musim Kemarau, Ini Langkah Polri

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini