Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ekonomi Pulih, Saatnya Investor Milenial Masuk ke Pasar SBN

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Senin 13 Juni 2022 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 13 620 2610544 ekonomi-pulih-investor-milenial-masuk-ke-pasar-sbn-HQntXvHhdh.jpg Peluang investasi SBN (Foto: Freepik)

JAKARTA – Investasi di pasar Surat Berharga Negara (SBN) semakin menarik di tengah pemulihan ekonomi. Komposisi investor asing yang menyusut di pasar SBN menjadi peluang bagi masuknya investor ritel dari kalangan milenial.

Chief Economist dari Danareksa Research Institute Rima Prama Artha mengatakan, pemulihan ekonomi tecermin dari data pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang pada kuartal I/2022 mencapai 5,01% (year on year/YoY).

Di sisi lain, kepemilikan investor asing di pasar SBN mengalami penurunan hingga tersisa 16,56% sehingga mayoritas surat berharga dipegang oleh investor domestik.

"Melihat ekonomi yang tumbuh relatif tinggi, current account yang masih positif, dan kepemilikan asing di SBN yang semakin menurun, iklim investasi di Indonesia semakin membaik pasca pandemi," kata Rama, Senin (13/6/2022).

Dia menambahkan, jumlah investor milenial di pasar surat berharga juga terus meningkat. Hal ni merefleksikan bahwa minat investasi dan literasi keuangan yang dilakukan oleh pemerintah dan pelaku pasar menunjukkan hasil nyata.

Kendati demikian, Rama mengingatkan kepada kalangan investor pemula untuk berhati-hati dalam mengelola investasi dengan memilih instrumen investasi yang tepercaya.

Dalam rangka meningkatkan investor milenial, Danareksa juga melakukan kegiatan bertajuk Ngobrolin Peluang Bisnis dan Investasi di Tahun 2022 di Yogyakarta dan Semarang. Corporate Secretary PT Danareksa (Persero) Putu Dewika berharap, dengan memahami literasi mengenai pengelolaan keuangan, peserta dapat mengelola dana yang mereka miliki dengan lebih strategis dan memilih instrumen investasi yang terpercaya.

”Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperdalam pasar keuangan domestik dengan meningkatkan nilai investasi di dalam negeri," ujarnya.

Dewika menambahkan, di tengah maraknya penipuan investasi digital di kalangan generasi muda, edukasi literasi keuangan menjadi sangat penting agar milenial hanya berinvestasi pada produk investasi yang terpercaya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini