Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Transisi Energi, SMI Siapkan Kerangka Pendanaan

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Kamis 14 Juli 2022 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 14 620 2629334 transisi-energi-smi-siapkan-kerangka-pendanaan-SCnFDwzk5X.jpg SMI siapkan kerangka pendanaan. (Foto: Okezone/Kurniasih)

BALI - PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) akan menyiapkan kerangka pendanaan untuk mendukung transisi energi.

Kementerian Keuangan menunjuk SMI menjadi country platform manager dalam rangka pemberian dukungan fiskal pemerintah untuk kerangka pendanaan dan pembiayaan transisi energi.

"Ini sudah tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 275 tahun 2022 dan besok akan kami adakan soft launching," ujar Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal dan Makro Ekonomi Masyita Crystallin di Nusa Dua, Kamis (14/7/2022).

Masyita mengatakan country platform menjadi mekanisme untuk melakukan transisi energi, sehingga sebagai manajer SMI akan mengatur pendanaan untuk transisi energi tersebut.

Untuk transisi energi, setidaknya terdapat dua jenis yakni membangun energi baru terbarukan (EBT) dan menutup atau mengurangi masa produksi batu bara.

 BACA JUGA:Transisi Energi, RI Siap Terapkan Nilai Ekonomi Karbon

Masyita mengatakan untuk membangun EBT, sudah ada skema pembiayaan campuran yang bernama SDGs Indonesia One, sedangkan masih diperlukan jenis pendanaan yang lain untuk mengurangi atau menutup masa produksi batu bara.

"Jadi guna country platfrom manager itu adalah bekerja sama menciptakan instrumen keuangan termasuk risiko, berbagai jenis pinjaman pembangunan, asisten teknis, bahkan pembiayaan ekuitas dalam bentuk kepemilikan," jelasnya.

Dia menjelaskan, kepemilikan tersebut nantinya bisa membuat proyek yang tadinya tidak dapat berjalan secara keuangan menjadi bisa lebih lancar.

Dengan peluncuran country platfrom manager tersebut diharapkan Indonesia bisa mencapai target nol emisi karbon di tahun 2060 atau lebih cepat, serta pengurangan emisi 29% dengan usaha sendiri dan 41% dengan bantuan nasional pada 2030.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini