Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wapres: Santri Pejuang Tanah Air untuk Mensejahterakan, Hilangkan Kemiskinan

Binti Mufarida, Jurnalis · Kamis 11 Agustus 2022 12:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 11 620 2645916 wapres-santri-pejuang-tanah-air-untuk-mensejahterakan-hilangkan-kemiskinan-O7mFFY1mf6.jpg Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: BPMI Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan santri harus bisa menjadi pejuang Tanah Air untuk mensejahterakan, menghilangkan kemiskinan, juga menghilangkan kesenjangan masyarakat. Karena itu, Wapres meminta agar fungsi pesantren sebagai pemberdayaan umat harus dihidupkan.

“Memang banyak sekitar masyarakat Pesantren itu masih berada dalam ekonomi yang rendah, banyak ada kemiskinan, sehingga perlu untuk mempercepat pemberdayaan itu fungsi Pesantren dihidupkan ya, yaitu santrinya itu menjadi pejuang Tanah Air dalam konteks sekarang yaitu dalam rangka mensejahterakan, menghilangkan kemiskinan, juga menghilangkan ada kesenjangan,” ujar Wapres dalam keterangan resminya di sela kunjungan kerja di Kalimantan Selatan, Kamis (11/8/2022).

Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui one produk one Pesantren (OPOP). “Sebenarnya (OPOP) artinya ini tidak hanya satu produk, istilahnya itu minimal satu Pesantren itu satu produk. Ini dalam rangka menggairahkan ya, pengembangan ekonomi di pesantren supaya Pesantren itu menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitarnya,” kata Wapres.

Pada kesempatan itu, Wapres pun menegaskan bahwa banyak Pesantren yang sudah memproduksi produk sendiri bahkan juga banyak yang sudah diekspor.

“Saya melihat bahwa sudah berjalan dengan baik, bahwa Pesantren yang saya lihat banyak sudah berproduksi. Dan juga produksinya banyak yang sudah diekspor. Jadi atas bantuan kerjasama dengan Bank Indonesia dengan instansi lain,” katanya.

“Memang sinergi ini terus kita lakukan, termasuk tadi dari Bank BPD dan juga kemudian dari beberapa instansi keuangan dan juga dari tentu perindustrian dari UMKM,” kata Wapres.

Selain itu, kata Wapres, sumber daya manusia di Pesantren juga harus dikembangkan. “Jadi mereka memang masih memerlukan yaitu pengembangan sumber daya manusianya yang harus (dikembangkan), kemampuannya.”

Karena itu, Wapres mengatakan pemerintah akan mengajak sejumlah pihak untuk ikut serta dalam pengembangan OPOP ini di daerah-daerah. Seperti membuat BLK-BLK Komunitas, asistensi dari pesantren yang sudah maju, juga permodalan dari instansi terkait.

“Jadi kalau saya lihat ini hanya tinggal mengembangkan,” papar Wapres.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini