Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Emak-Emak, Ada Minyak Goreng Kemasan Rakyat Harganya Rp14.000/Liter

Clara Amelia, Jurnalis · Jum'at 23 September 2022 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 620 2673437 emak-emak-ada-minyak-goreng-kemasan-rakyat-harganya-rp14-000-liter-OZD4DUuGwi.jpg Minyak Goreng Kemasan Rakyat Rp14.000/Liter (Foto: Dokumen PTPN III)

JAKARTA - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) mendukung kebijakan pemerintah menstabilkan harga minyak goreng nasional hingga kembali ke level Rp14.000 per liter.

Salah satu upaya yang dilakukan PTPN Group adalah dengan memaksimalkan proses produksi dan distribusi minyak goreng.

BACA JUGA: Ombudsman Temukan Disparitas Harga Minyak Goreng, dari Rp14.000 hingga Rp30.000 

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani mengatakan, sampai Agustus tahun 2022, PTPN Group, melalui PT Industri Nabati Lestari (INL) sebagai anak usaha, telah memproduksi dan mendistribusikan 208 ribu ton minyak goreng.

"Produksi minyak nasional tersebut, dilakukan melalui tiga brand dengan segmentasi berbeda, yakni Nusakita, Salvaco dan kemasan sederhana INL," kata Abdul Ghani dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (23/9/2022).

Abdul Ghani menyampaikan, dalam waktu dekat, PT INL juga akan memproduksi minyak goreng kemasan rakyat dengan merk Minyakita sesuai dengan progam pemerintah dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan minyak goreng dengan harga yang terjangkau.

Diharapkan dengan dibuat secara kemasan selain mempermudah distribusinya juga menjaga kehigienisan minyak goreng itu sendiri.

 

Rencananya produk tersebut akan diproduksi massal pada 1 Oktober 2022, dengan kapasitas 3 juta liter per bulan dengan kemasan 1 liter.

"Harga per kemasan 1 liternya akan dijual Rp14.000 dan kita akan distribusikan di Sumatera bagian utara, Jabodetabek, serta Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)," katanya.

Langkah tersebut, lanjut Abdul Ghani, dilakukan PTPN Group sebagai salah satu upaya untuk turut berkontribusi menekan tren kenaikan harga minyak goreng, seiring siklus komoditas selama pandemi ini.

"Hal itu, juga sesuai dengan arahan Pemerintah dan arahan Menteri BUMN Erick Thohir, untuk bagaimana PTPN ikut menstabilkan harga minya goreng di pasar," kata Abdul Ghani.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini