Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ingin Sepakbola Bisa Dinikmati Setiap Orang, Andritany Ardhiyasa Harap Tragedi Kanjuruhan Tak Terulang Lagi

Ilham Sigit Pratama, Jurnalis · Selasa 04 Oktober 2022 12:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 620 2680270 ingin-sepakbola-bisa-dinikmati-setiap-orang-andritany-ardhiyasa-harap-tragedi-kanjuruhan-tak-terulang-lagi-XTmnBKSS2H.jpg Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa. (Foto: Instagram/andritany)

DEPOK - Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa sangat menyesali adanya tragedi Kanjuruhan yang berlangsung usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Andritany pun berharap itu menjadi yang terakhir karena ia ingin sepakbola bisa dinikmati orang setiap orang dari berbagai kalangan dan usia.

Sepakbola Indonesia tengah berduka. Berbagai tokoh serpakbola dari Tanah Air hingga mancanegara sudah menyampaikan bela sungkawa atas apa yang terjadi usai laga Arema FC versus Persebaya Surabaya pada Sabtu 1 Oktober 2022 silam

Andritany pun turut menyampaikan empatinya terhadap keluarga korban. Eks pemain Timnas Indonesia itu menyumbang doa untuk para almarhum korban jiwa kerusuhan tersebut.

FIFA kibarkan bendera setengah tiang untuk hormati korban kerusuhan Arema vs Persebaya

“Saya mewakili tim Persija turut berduka cita atas apa yang terjadi di Malang, semoga semua korban mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga korban diberi kekuatan,” kata Andritany dikutip Instagram resmi klub, Selasa (4/10/2022).

Lebih lanjut Andritany juga berharap agar rantai hilangnya korban jiwa di sepak bola Indonesia bisa terputus. Eks pemain Sriwijaya FC itu ingin agar sepak bola bisa dinikmati segala kalangan dengan aman dan nyaman.

“Saya berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan, karena kami menginginkan sepak bola adalah olahraga yang bisa dinikmati oleh semua kalangan tanpa ada rasa takut,” tambahnya.

Jokowi minta Liga 1 Dihentikan

Saat ini, banyak ibu yang kehilangan anaknya saat terjadinya tragedi kerusuhan Kanjuruhan. Mereka harus bergulat dengan rasa trauma akan sepak bola usai mendengar kabar anak-anaknya meregang nyawa.

Sementara itu, Pemerintah sudah membentuk tim gabungan untuk menginvestigasi insiden Stadion Kanjuruhan. Liga 1 2022-2023 pun berhenti untuk sementara dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini