Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dukung Net Zero Emission 2060, Intip Strategi Pertamina International Shipping

Fayha Afanin Ramadhanti, Jurnalis · Rabu 16 November 2022 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 16 620 2708792 dukung-net-zero-emission-2060-intip-strategi-pertamina-international-shipping-fIIE0MZppq.jpg Strategi PIS Dukung Net Zero Emission

JAKARTA - PT Pertamina International Shipping (PIS) mempunyai strategi yang disusun dalam 3 tahap untuk dekarbonisasi dan green business atau bisnis hijau.

Hal ini juga untuk mendukung target pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

Strategi tersebut dibagi dalam 3 tahap, yakni jangka pendek di 2022- 2025 dengan mulai menerapkan dan mengatur kecepatan kapal, optimalisasi rute, dan strategi efisiensi operasional kapal lainnya untuk mengurangi emisi.

“Program dekarbonisasi dan ekspansi ke green business yang telah kami siapkan untuk jangka pendek, menengah, hingga panjang agar bisnis perusahaan bisa tetap sustain dan bertumbuh seiring upaya pencapaian net zero emission commitment,” kata Corporate Secretary PIS Muhammad Aryomekka Firdaus di Jakarta, Rabu (16/11/2022).

BACA JUGA: Pertamina Lakukan Dekarbonisasi Bisnis Dukung Penanganan Perubahan Iklim 

Untuk strategi jangka menengah yakni di periode 2026 hingga 2030, di mana PIS menjalankan komitmen pengurangan gas emisi rumah kaca dengan menargetkan pengurangan emisi hingga sebanyak 20 ribu ton CO2.

Selain itu, juga penyiapan armada untuk ekspansi bisnis baru, di antaranya adalah bisnis pengangkutan ammonia untuk pasar ekspor, kata Aryomekka.

Untuk periode jangka panjang dari 2030 hingga 2060, PIS menargetkan bisa optimal mendukung NZE, dengan menyiapkan capex yang tidak hanya berfokus untuk dekarbonisasi tapi sekaligus untuk ekspansi ke green business.

Di tahap ini, menurut Aryomekka, PIS menyiapkan belanja modal untuk dekarbonisasi dan ekspansi green business, yang di antaranya adalah penambahan armada untuk pengangkutan hidrogen di 2040 yang ditujukan ke market export.

"Sementara dari sisi penggunaan bahan bakar, PIS akan menyiapkan sebanyak 200 armada dual fuel yang di antaranya memanfaatkan LNG, Ammonia, E- Methanol," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini