Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sulap Sampah Jadi Energi Terbarukan, Masyarakat Hemat Rp255,6 Juta

Clara Amelia, Jurnalis · Kamis 24 November 2022 19:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 620 2714259 sulap-sampah-jadi-energi-terbarukan-masyarakat-hemat-rp255-6-juta-eWK0miGkaJ.jpg Energi Baru Terbarukan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Masyarakat bisa menghemat pengeluaran hingga Rp255,6 juta per tahun dari mengubah sampah menjadi Energi Baru Terbarukan (EBT).

Corporate Secretary Pertamina Hulu Energi (PHE) Arya Dwi Paramita mengatakan Waste to Energy for Community (Wasteco) telah dimanfaatkan oleh 275 sambungan rumah dan 22 UMKM di sekitar TPAS Manggar dengan memanfaatkan gas metana sebesar 583.000 m3/tahun dan berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 288.449 ton CO2eq/tahun.

"Program tersebut telah memberikan dampak ekonomi berupa penghematan biaya memasak bagi masyarakat hingga Rp255,6 juta/tahun karena substitusi gas elpiji, peningkatan pendapatan usaha UMKM sebesar Rp52 juta/tahun, serta adanya penghematan biaya listrik TPAS Manggar sebesar Rp47 juta/tahun," katanya seperti dilansir Antara, Jakarta, Kamis (24/11/2022).

BACA JUGA:Transisi Energi, Gas Bumi Bisa Jadi Jembatan dari Fosil ke EBT 

Diketahui PT Pertamina Hulu Energi melalui PT Pertamina Hulu Mahakam mengembangkan program Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina Waste to Energy for Community (Wasteco) di Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Hal ini untuk mendukung ketersediaan akses EBT bagi masyarakat yang lebih terjangkau, dapat diandalkan, dan berkelanjutan.

Program ini juga bekerja sama dengan Pemerintah Kota Balikpapan melalui Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Manggar.

 

Perhitungan dampak sosial dan ekonomi atas pelaksanaan Program Wasteco juga telah dilakukan Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menggunakan analisis Social Return on Investment (SROI) sebesar 1:17,96, untuk menggambarkan nilai setiap dampak sosial ekonomi dan kontribusi para pihak terhadap pelaksanaan program.

"Selain itu juga memberikan kontribusi sosial dan ekonomi bagi masyarakat melalui pengolahan sampah menjadi gas metana untuk penyediaan kebutuhan gas rumah tangga dan UMKM di Kelurahan Manggar, Balikpapan," ungkap Arya.

Sementara itu, General Manager PHM Raam Krisna mengatakan, penghargaan GCSA ini juga menjadi tantangan bagi untuk terus berinovasi dan menebar manfaat melalui pengembangan program pemberdayaan masyarakat yang berbasis energi terbarukan.

"Program Wasteco juga mengintegrasikan core competency perusahaan berupa keahlian dalam teknik penangkapan dan penyaluran gas ke dalam program pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini