Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Transisi Energi, Tindaklanjuti Hasil G20 di Sektor Ketenagalistrikan

Rizky Fauzan, Jurnalis · Selasa 29 November 2022 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 620 2717233 transisi-energi-tindaklanjuti-hasil-g20-di-sektor-ketenagalistrikan-mDXJRTdJrg.jpg Transisi Energi, Tindaklanjuti Hasil G20 di Sektor Ketenagalistrikan (Foto: PLN)

JAKARTA - Ada dua poin khusus soal energi yang disepakati para pemimpin negara dalam KTT G20 di Bali. Pertama mempercepat dan memastikan transisi energi yang berkelanjutan, adil, terjangkau dan kedua investasi yang inklusif.

"Peta jalan transisi energi telah disepakati menjadi panduan untuk mencari solusi mencapai stabilitas pasar energi. Mengambil momentum KTT G20 dan Hari Listrik Nasional, hendaknya menjadi motivasi kita semua untuk mendorong transisi energi," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif Arifin dalam Puncak Acara Hari Listrik Nasional (HLN) ke-77, Jakarta, Selasa (29/11/2022).

BACA JUGA:Transisi Energi, RI Siapkan Aturan Kurangi Emisi Karbon demi Optimalkan Produksi Migas 

Dia menjelaskan, sektor ketenagalistrikan di Indonesia bisa segera bertransformasi untuk menyediakan energi bersih yang andal, ramah lingkungan, dan menjangkau seluruh masyarakat di tanah air.

"Pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dan efisiensi perlu terus didorong untuk menjaga ketahanan energi sekaligus mewujudkan kemandirian energi jangka panjang," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Evy Haryadi mengatakan, peringatan HLN ke-77 memberi penegasan kuat bahwa MKI mendukung pemerintah dan stakeholder ketenagalistrikan suntuk menindak lanjuti hasil-hasil G20 Summit di bidang transisi energi.

"Kesiapan para stakeholder untuk mengimplementasikan transisi energi menuju NZE 2060 melalui pengembangan / pemanfaatan EBT dan energi bersih lainnya yang masif dan dekarbonisasi serta teknologi pendukungnya," katanya.

 

Follow Berita Okezone di Google News

Evy menuturkan ada urgensi dalam mendiversifikasi sistem energi secara cepat untuk melakukan transisi energi. Untuk itu seluruh pihak perlu memanfaatkan sumber daya di dunia secara harmonis.

"MKI mengajak para pemangku kepentingan sektor energi untuk melakukan pendekatan less carbon melalui pengembangan EBT dan sumber daya fosil secara harmonis," ungkapnya.

Dia melanjutkan, MKI akan mendorong penggunaan teknologi yang efisien dan bersih dalam mendukung pengurangan emisi karbon secara global. Selain itu, transisi energi secara global mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan masa depan energi yang lebih bersih.

"Konferensi ini dirancang untuk mendiskusikan peluang dan tantangan serta memberikan solusi untuk persoalan yang timbul dalam transisi energi," tambah Haryadi.

Ketua Panitia HLN ke-77 Noesita Indriani menyampaikan, pelaksanaan HLN ke-77 setelah G20 Summit diharapkan dapat menyampaikan informasi seluas-luasnya pada pemangku kepentingan dan masyarakat luas terkait hasil - hasil dan tindak lanjut G20 Summit dengan fokus pada sektor energi khususnya subsektor kelistrikan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini