Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Prospek Cerah Komoditas Nikel, Harganya Diprediksi Naik

Mutiara Oktaviana, Jurnalis · Kamis 16 Februari 2023 12:37 WIB
https: img.okezone.com content 2023 02 16 620 2766013 prospek-cerah-komoditas-nikel-harganya-diprediksi-naik-uAyc7Bmgxu.jpg Prospek industri nikel (Foto: Reuters)

JAKARTA – Komoditas nikel memiliki prospek cerah dan bakal jadi primadona tahun ini. Kontribusi komoditas nikel terhadap pendapatan negara, juga tak main-main.

Head of Center Macroeconomics and Finance INDEF M Rizal Taufikurrahman menilai bahwa nikel merupakan komoditas menarik yang diprediksi memiliki prospek cerah di tahun 2023. Hal ini tak lepas dari permintaan global yang tinggi sejalan dengan kebutuhan kendaraan listrik.

“Indonesia ini penghasil nikel terbesar di dunia, dimana ini erat kaitannya dengan permintaan tinggi dari pasar global seperti China dan Korea. Kedepan, saya melihat peluang nikel ini sangat besar. Harganya pun naik terus, bahkan diprediksi bisa sampai USD26.000/ton,” kata Rizal, Kamis (16/2/2023).

Meski demikian, tantangan di industri nikel juga tidak mudah. Terutama bagaimana pemerintah mampu mengelola besarnya sumber daya alam yang dimiliki ini dengan transformasi teknologi dan kebijakan yang mendukung program hilirisasi tersebut.

“Diperlukan strategi fiskal mendongkrak industri manufaktur berbasis sumber daya alam dan membuka peluang ‘pasar’ baru selain China dan Korea, yang juga bisa menguntungkan Indonesia,” ujarnya.

Besarnya potensi tersebut membuat Manajemen Harita Nickel berkomitmen dalam menerapkan praktek pertambangan berkelanjutan di Tanah Air. Praktek pertambangan berkelanjutan ini dimplementasikan dengan mengedepankan pengelolaan lingkungan dalam setiap kegiatan bisnis dan melalukan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah tambang.

Follow Berita Okezone di Google News

Corporate Communications Manager Harita Nickel Anie Rahmi mengatakan, komitmen patuh terhadap semua peraturan pemerintah dilakukan sejak awal. Perusahaan juga memiliki semua perizinan lingkungan yang disyaratkan dan masih berlaku.

"Kami memiliki komitmen tinggi dalam menerapkan praktek pertambangan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah tambang. Sebagai bukti, Harita Nickel mendapatkan berbagai penghargaan dalam bidang pengelolaan lingkungan," kata Anie.

Kepala Bidang Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara yang juga merupakan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Lingkungan Hidup Yusra Hi Noho mengatakan bahwa Harita Nickel memiliki komitmen penuh dalam pengelolaan lingkungan. Hal ini didasari oleh pengujian terhadap parameter baku mutu lingkungan hidup yang hasilnya tidak mengindikasikan adanya pelanggaran.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini