Ya, masuk sekolah jam 5 pagi itu tidak membentuk otak anak siap menerima ilmu yang akan diajarkan gurunya di kelas. Persiapan menuju sekolah yang tidak maksimal memicu masalah lainnya.
"Otak anak belum siap, tapi dia sudah dipaksa berangkat sekolah. Persiapan menuju sekolah pun gak maksimal, jadi ilmu yang disampaikan guru di kelas pun tidak akan diserap dengan maksimal," terang Itje.
Bahkan, aturan ini akan berdampak juga pada orangtua murid. Ya, mereka harus bangun lebih pagi lagi, karena mesti mempersiapkan sarapan.
"Bayangkan, bagaimana anak mau siap ke sekolah jika dia tidak sarapan karena orangtuanya belum siap. Kalau gak sarapan, itu akan sangat memengaruhi proses pembelajaran mereka," ungkap Itje.
"Kembalikan lagi sekolah dimulai jam 7 atau 7.30 pagi agar anak-anak belajar lebih tenang dan siap batinnya, otaknya. Kalau masuk sekolah di jam 7 atau 7.30 pagi, anak-anak sudah punya waktu mempersiapkan diri sebelum sekolah, termasuk ada waktu sarapan," tambah dia.
Follow Berita Okezone di Google News
(mrt)








