Serangan ini terjadi sehari setelah empat pemukim Israel yang ditembak mati oleh orang-orang bersenjata Palestina di sebuah pompa bensin pada Selasa.
Militer Israel mengutuk serangan pemukim, tetapi tidak menjawab pertanyaan tentang kecepatan atau sifat tanggapannya.
Tepi Barat melihat kekerasan dan bentrokan paling intens dalam beberapa tahun terakhir, yang melibatkan pemukim Yahudi, tentara Israel, dan warga Palestina.
Pada Senin, (19/6/2023) serangan militer Israel di Jenin menewaskan tujuh warga Palestina. Serangan ini diyakini memicu serangan orang-orang bersenjata di pompa bensin pada Selasa, (20/6/2023) yang menewaskan empat pemukim Israel.
Penembakan di pompa bensin ini, pada gilirannya memicu pembalasan oleh pemukim Israel di Turmusaya.
Turmusaya terkenal dengan ikatan Amerikanya dan banyak warga Palestina yang tinggal di sana adalah warga negara ganda Amerika Serikat (AS).
Serangan oleh para pemukim di Tepi Barat telah menarik perhatian internasional, terutama setelah amukan mematikan melalui kota Palestina Hawara awal tahun ini.
Follow Berita Okezone di Google News
(dka)








