Kumpulan Berita
Perusahaan asing berpeluang menjadi pemegang saham di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah proses demutualisasi rampung.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama sekaligus Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik memaparkan langkah-langkah konkret bursa dalam melakukan pendalaman pasar (market deepening) guna menarik minat investor global. Fokus utama BEI saat ini adalah meningkatkan transparansi data kepemilikan saham agar setara dengan standar bursa-bursa maju di dunia.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) melalui lini Investment Management-nya menegaskan peran aktifnya sebagai pemain besar di pasar modal Indonesia.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Mohamad Haekal, menegaskan prioritas utama saat ini adalah menjaga stabilitas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator independen serta memastikan Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap menjadi pasar yang kredibel, berkualitas, dan dipercaya investor.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani memastikan modal investasi di pasar saham sedang dicanangkan.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama menyusul pengunduran diri Iman Rachman pada hari ini.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons positif masukan dari lembaga penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI), terkait evaluasi saham-saham yang diperdagangkan di Indonesia.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menilai presentasi porsi kepemilikan saham masyarakat atau free float menjadi 15 persen akan menekan aksi saham-saham gorengan yang sebelumnya menjadi Perhatian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.