Kumpulan Berita
Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Januari 2026 mencatatkan defisit sebesar Rp54,6 triliun.
Pemerintah menargetkan penarikan utang anyar mencapai Rp832,20 triliun untuk menambal defisit APBN 2026 sebesar Rp689,14 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencegah terulangnya krisis ekonomi 1997-1998
Purbaya meluncurkan berbagai stimulus, termasuk suntikan anggaran ratusan triliun rupiah ke perbankan nasional
Defisit APBN 2025 mencapai Rp695,1 triliun atau setara dengan 2,92 persen dari PDB, mendekati ambang batas 3 persen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Desember 2025 mencapai Rp695,1 triliun atau setara dengan 2,92 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini menunjukkan kenaikan dibandingkan defisit tahun 2024 yang berada di level 2,3 persen.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut dirinya tidak bisa tidur karena mikiran pemasukan negara.
Bank Dunia memprediksi pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 2027