Kumpulan Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan soal realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Mei 2026 per 31 Mei 2026 mencatatkan defisit sebesar Rp180,4 triliun atau setara dengan 0,70 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan arsitektur awal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Tahun Anggaran 2027.
Realisasi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir April 2026 sebesar Rp164,4 triliun
Kondisi APBN ini sekaligus membantah isu yang beredar di media sosial bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun.
Purbaya menyatakan, uang Rp11,4 triliun yang diserahkan oleh Satgas PKH bisa menambal defisit APBN dan memperkuat posisi fiskal.
Bahlil menjelaskan harga minyak dunia saat ini telah melampaui asumsi APBN 2026 di level USD70 per barel.
Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi dan nonsubsidi pada April 2026
Bila tidak ada tambahan kebijakan lain, defisit APBN 2026 diprediksi akan melampaui 3%.