Kumpulan Berita
BEI mencatat sembilan perusahaan yang saat ini berada dalam antrean (pipeline) untuk menggelar aksi penawaran umum perdana saham IPO.
Pemprov DKI Jakarta memastikan tetap menjadi pemegang saham mayoritas meski dua Bank Jakarta dan PAM IPO.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperketat persyaratan pencatatan saham bagi calon emiten.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat tujuh perusahaan yang saat ini berada dalam antrean (pipeline) untuk menggelar aksi penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO).
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat antrean penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di pasar modal domestik saat ini diisi olehntujuh calon emiten. Dari aksi korporasi tersebut, nilai emisi yang dibidik secara keseluruhan diproyeksikan dapat menyentuh angka maksimal hingga Rp4,02 triliun.
Hal ini menyusul perubahan skema penjaminan emisi dari full commitment menjadi best effort yang memerlukan pengungkapan tambahan dalam prospektus.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat tujuh calon emiten yang saat ini berada dalam daftar antrean (pipeline) IPO.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan sejumlah calon emiten memutuskan untuk menunda rencana penawaran umum perdana saham atau IPO. Penundaan tersebut dipicu oleh dinamika dan volatilitas pasar modal terkini yang dinilai belum kondusif dalam mendukung penetapan harga saham perdana yang optimal bagi korporasi.