Kumpulan Berita
Pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam menghadiri prosesi pencatatan perdana saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/7/2026). Kehadiran Haji Isam bahkan ditandai dengan ikut menekan tombol peresmian (listing) sebagai simbol dukungan terhadap langkah RANS menjadi perusahaan terbuka.
Pemerintah daerah (pemda) kini mulai melirik pasar modal sebagai alternatif pendanaan guna menggerakkan roda bisnis Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Sebanyak 6 perusahaan, merupakan entitas dengan aset skala besar yang nilainya melebihi Rp250 miliar.
Rencana ini sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat pada bisnis kuliner dan ruang sosial.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengungkapkan hingga awal Mei 2026 setidaknya ada 71 perusahan yang berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Hingga saat ini belum ada perusahaan yang mengajukan pembatalan proses IPO yang sebelumnya telah masuk dalam pipeline Bursa Efek Indonesia (BEI).
BEI mencatat 15 perusahaan dalam antrean atau pipeline untuk melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) hingga akhir April 2026.
Hypefast menyiapkan serangkaian inisiatif strategis sebagai bagian dari langkah aksi korporasi perusahaan.